Laporan Haji
Jelang Armina, Angkutan Bus Jamaah Ditarik Mulai 2 Desember
Selasa, 02/12/2008 04:47 WIB
Makkah
Untuk menjamin kelancaran angkutan pada pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina), seluruh bus-bus angkutan jamaah dari seluruh dunia ditarik kembali ke pool-nya masing-masing. Tak terkecuali bus angkutan jamaah haji Indonesia.
Karena menempati pemondokan yang jauh, jamaah haji indonesia dihimbau untuk tidak memaksakan diri ke Masjidil Haram berjalan kaki dan menyimpan tenaganya untuk persiapan Armina.
"Sesuai kontrak kita dengan pihak naqobah (sindikasi transportasi arab
saudi), bus kita sudah tidak beroperasi lagi pada tanggal 2 desember pukul
24.00 WAS. Semua bus ditarik ke markas untuk persiapan angkutan Armina," kata Wakadaker Makkah Urusan Transportasi Yasin Santu pada wartawan di Makkah, Senin (1/12/2008).
Menurut Yasin, PPIH bagian transportasi akan tetap menyediakan angkutan bagi
jamaah haji yang baru tiba pada tanggal 2 desember meski kontrak dengan
pihak naqobah habis pada tanggal 2 desember pukul 24.00 WAS. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pelayanan bagi para jamaah yang datang terakhir kali ke Arab Saudi. Sekitar 100 bus tetap disediakan untuk jamaah kloter terakhir yang masuk saudi.
"Walau berakhir tanggal dua pukul 24.00 WAS, pihak naqobah tetap berkomitmen
mengantarkan jamaah haji kita yang baru datang pada tanggal 2 Desember. Angkutan akan melayani jamaah untuk umroh sampai kembali ke pemondokan, kami
menyediakan sekitar 100 bus untuk 6 kloter terakhir," terang Santu.
Terkait dengan penarikan bus mulai tanggal 2 desember pukul 24.00 waktu Makkah, Santu mengaku sudah memberitahukan pada jamaah haji yang selama ini mengunakan jasa transportasi bus dari pemondokan ke Masjidil Haram. Diharapkan, para jamaah dapat memahami masalah ini dengan baik sehingga tidak menimbulkan persoalan.
"Kita sudah mensosialisasikan masalah itu dengan baik lewat radio, kita
tempel dan ketua-ketua kloter. Kita harapkan jamaah haji kita dapat
memahami," pintanya.
Untuk angkutan selama di Armina, lanjut Santu, sudah ditanggani pihak
muassasah asia tenggara dan naqobah dengan sistem Taraddudi (pulang-pergi)
yang melewati jalur khusus bebas hambatan. Karena itu, para jamaah haji
diminta untuk tidak berebut karena pasti akan terangkut semuanya.
"Kami minta nanti untuk tidak berebut. Karena Insyallah pasti akan terangkut
semuanya. Termasuk yang disafariwukufkan," pungkasnya. (yid/mad)
Karena menempati pemondokan yang jauh, jamaah haji indonesia dihimbau untuk tidak memaksakan diri ke Masjidil Haram berjalan kaki dan menyimpan tenaganya untuk persiapan Armina.
"Sesuai kontrak kita dengan pihak naqobah (sindikasi transportasi arab
saudi), bus kita sudah tidak beroperasi lagi pada tanggal 2 desember pukul
24.00 WAS. Semua bus ditarik ke markas untuk persiapan angkutan Armina," kata Wakadaker Makkah Urusan Transportasi Yasin Santu pada wartawan di Makkah, Senin (1/12/2008).
Menurut Yasin, PPIH bagian transportasi akan tetap menyediakan angkutan bagi
jamaah haji yang baru tiba pada tanggal 2 desember meski kontrak dengan
pihak naqobah habis pada tanggal 2 desember pukul 24.00 WAS. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pelayanan bagi para jamaah yang datang terakhir kali ke Arab Saudi. Sekitar 100 bus tetap disediakan untuk jamaah kloter terakhir yang masuk saudi.
"Walau berakhir tanggal dua pukul 24.00 WAS, pihak naqobah tetap berkomitmen
mengantarkan jamaah haji kita yang baru datang pada tanggal 2 Desember. Angkutan akan melayani jamaah untuk umroh sampai kembali ke pemondokan, kami
menyediakan sekitar 100 bus untuk 6 kloter terakhir," terang Santu.
Terkait dengan penarikan bus mulai tanggal 2 desember pukul 24.00 waktu Makkah, Santu mengaku sudah memberitahukan pada jamaah haji yang selama ini mengunakan jasa transportasi bus dari pemondokan ke Masjidil Haram. Diharapkan, para jamaah dapat memahami masalah ini dengan baik sehingga tidak menimbulkan persoalan.
"Kita sudah mensosialisasikan masalah itu dengan baik lewat radio, kita
tempel dan ketua-ketua kloter. Kita harapkan jamaah haji kita dapat
memahami," pintanya.
Untuk angkutan selama di Armina, lanjut Santu, sudah ditanggani pihak
muassasah asia tenggara dan naqobah dengan sistem Taraddudi (pulang-pergi)
yang melewati jalur khusus bebas hambatan. Karena itu, para jamaah haji
diminta untuk tidak berebut karena pasti akan terangkut semuanya.
"Kami minta nanti untuk tidak berebut. Karena Insyallah pasti akan terangkut
semuanya. Termasuk yang disafariwukufkan," pungkasnya. (yid/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 09:08 WIB
Anggota Komisi I: Hindari Pemalsuan, TNI Harus Data Ulang Nopol Dinas
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
221 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
