Presiden Tak Perlu Cemaskan Serangan Teroris
Senin, 01/12/2008 20:15 WIB
Jakarta
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta pengamanan di Indonesia diperketat terkait ledakan bom dan serangan teroris di Mumbai, India. Meski permintaan itu wajar dan sah-sah saja, namun sebenarnya Presiden tidak perlu cemas karena aparat TNI, Polri, dan intelejen cukup solid untuk melindungi masyarakat.
"Kalau Presiden sudah merasa cemas dengan keamanan negaranya, wajar pernyataan yang meminta aparat keamanan untuk waspada tersebut," ujar Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo melalui pesan singkatnya kepada detikcom, Senin (1/12/2008).
"Saya kira posisi TNI dan Polri serta aparat intelejen masih cukup solid dan cermat untuk melindungi masyarakat dan wilayah negaranya. Jadi saya kira Presiden tidak perlu terlalu cemas," lanjutnya.
Menurut Tjahyo, baik TNI maupun Polri telah waspada terhadap terorisme. Para pimpinan TNI dan Polri telah memberikan instruksi ke bawahan untuk selalu waspada terkait adanya sinyal-sinyal bahaya terorisme.
Selain itu, Tjahyo meminta pemerintah dan aparat bertindak tegas dalam menghadapi aksi terorisme semacam itu. Hal itu penting karena aksi terorisme akan menjadi ancaman bagi masyarakat dan negara. "Sikap siapa lawan siapa kawan harus diterapkan oleh aparat dan pemerintah terhadap siapapun yang mengancam masyarakat dan negara Indonesia," tandasnya. (nov/sho)
"Kalau Presiden sudah merasa cemas dengan keamanan negaranya, wajar pernyataan yang meminta aparat keamanan untuk waspada tersebut," ujar Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo melalui pesan singkatnya kepada detikcom, Senin (1/12/2008).
"Saya kira posisi TNI dan Polri serta aparat intelejen masih cukup solid dan cermat untuk melindungi masyarakat dan wilayah negaranya. Jadi saya kira Presiden tidak perlu terlalu cemas," lanjutnya.
Menurut Tjahyo, baik TNI maupun Polri telah waspada terhadap terorisme. Para pimpinan TNI dan Polri telah memberikan instruksi ke bawahan untuk selalu waspada terkait adanya sinyal-sinyal bahaya terorisme.
Selain itu, Tjahyo meminta pemerintah dan aparat bertindak tegas dalam menghadapi aksi terorisme semacam itu. Hal itu penting karena aksi terorisme akan menjadi ancaman bagi masyarakat dan negara. "Sikap siapa lawan siapa kawan harus diterapkan oleh aparat dan pemerintah terhadap siapapun yang mengancam masyarakat dan negara Indonesia," tandasnya. (nov/sho)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:14 WIB
Lulus UN, Siswa SMK I Pekanbaru Sujud Syukur
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:42 WIB
Bandar Sabu Diciduk di Area Gedung Lembaga Sensor Film
-
Sabtu, 26/05/2012 16:22 WIB
Pencapresan Ical Tergantung Hasil Pemilu 2014
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:07 WIB
Ini Dia Hasil UN SMA di DKI Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 15:22 WIB
Lengkapi Izin, Promotor Lady Gaga Diberi Waktu Hingga Senin
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
237 Komentar
-
219 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
