Bom Guncang Mumbai Saat Parlemen se-Asia Berkumpul Bahas Teroris
Kamis, 27/11/2008 14:14 WIB
AFP
Jakarta
Puluhan orang tewas akibat ledakan di Mumbai, India. Kejadian ini terjadi saat 200-an parlemen se-Asia berkumpul di Jakarta untuk membahas berbagai isu global, di antaranya bagaimana melawan terorisme. Ironis!
Di hadapan ratusan anggota parlemen Asia, Presiden Parlemen Asia, Ali Larijani lantang mengajak para pemimpin negara-negara di Asia untuk melawan teroris yang saat ini kian mengganas.
"Terorisme adalah isu yang nyata kita hadapi di depan kita," ujar Ali saat memberikan sambutan dalam pembukaan Asian Parliamentary Assembly (APA) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/11/2008).
Makin banyaknya kegiatan teroris di dunia, khususnya di Asia, memaksa para pemimpin Asia untuk semakin sadar, bahwa teroris adalah musuh bersama yang harus diperhatikan dengan serius.
Selain mengupas masalah teroris, Ali juga mengkritisi banyaknya nyawa yang mati sia-sia akibat perang Irak. Tak hanya warga Irak, para militer Amerika Serikat (AS) juga mati sia-sia.
"800 Ribu orang Irak mati sia-sia, Banyak militer Amerika juga tewas. Sudah saatnya kita menghentikan peperangan," imbuh Ali.
Ali juga menyerukan agar negara-negara Asia bersatu menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam emnghadapi krisis ekonomi yang saat ini melanda dunia.
"Kita percaya, krisis ekonomi yang saat ini terjadi justru semakin mempererat kerjasama ekonomi di negara-negara Asia," pungkasnya. (anw/irw)
Di hadapan ratusan anggota parlemen Asia, Presiden Parlemen Asia, Ali Larijani lantang mengajak para pemimpin negara-negara di Asia untuk melawan teroris yang saat ini kian mengganas.
"Terorisme adalah isu yang nyata kita hadapi di depan kita," ujar Ali saat memberikan sambutan dalam pembukaan Asian Parliamentary Assembly (APA) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/11/2008).
Makin banyaknya kegiatan teroris di dunia, khususnya di Asia, memaksa para pemimpin Asia untuk semakin sadar, bahwa teroris adalah musuh bersama yang harus diperhatikan dengan serius.
Selain mengupas masalah teroris, Ali juga mengkritisi banyaknya nyawa yang mati sia-sia akibat perang Irak. Tak hanya warga Irak, para militer Amerika Serikat (AS) juga mati sia-sia.
"800 Ribu orang Irak mati sia-sia, Banyak militer Amerika juga tewas. Sudah saatnya kita menghentikan peperangan," imbuh Ali.
Ali juga menyerukan agar negara-negara Asia bersatu menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam emnghadapi krisis ekonomi yang saat ini melanda dunia.
"Kita percaya, krisis ekonomi yang saat ini terjadi justru semakin mempererat kerjasama ekonomi di negara-negara Asia," pungkasnya. (anw/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:14 WIB
Lulus UN, Siswa SMK I Pekanbaru Sujud Syukur
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:42 WIB
Bandar Sabu Diciduk di Area Gedung Lembaga Sensor Film
-
Sabtu, 26/05/2012 16:22 WIB
Pencapresan Ical Tergantung Hasil Pemilu 2014
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:07 WIB
Ini Dia Hasil UN SMA di DKI Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 15:22 WIB
Lengkapi Izin, Promotor Lady Gaga Diberi Waktu Hingga Senin
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
237 Komentar
-
219 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
