Kamis, 27/11/2008 05:51 WIB

Laporan Haji

Palsukan Kartu Identitas Petugas Haji, Seorang WNI Diamankan foto

Muhammad Nur Hayid - detikNews
Makkah - Banyaknya jamaah haji indonesia yang masih lugu menjadi daya tarik tersendiri bagi WNI asal Blora Jateng dengan inisial NH. Untuk meraup untuk dengan bisnisnya, NH nekat memalsukan Id Card petugas haji Indonesia. Akibat kenekatannya itulah, kinia ia harus berurusan dengan petugas haji indonesia di Makkah.

Menurut salah seorang petugas keamanan daerah kerja Makkah yang tidak mau disebutkan namanya, NH dalam aksinya mengaku sebagai mahasiswa di Mesir. Dia ditangkap petugas Sektor 11 Zahir Daerah Kerja Makkah saat mendekat ke pemondokan jamaah haji di wilayah tersebut.

Saat diinterogasi pihak keamanan Daker Makkah, NH mengaku akan menemui ibunya yang naik haji tahun ini. Namun, petugas PAM Daker Makkah menyatakan alasan tersebut hanya cara mengeles dan alibi yang tidak ada buktinya.

"Itu hanya alasan. Mereka punya ribuan alasan tetapi kita akan terus menelusuri hingga sindikatnya kita terungkap," Kata Kepala Daerah Kerja Mekkah Zainal Abidin Supi kepada wartawan di Mekkah, Rabu (26/11/2008).

Selain menangkap NH, petugas PAM Daker Makkah menyita sejumlah barang bukti berupa dua kartu identitas palsu atas nama NH dan MHW serta satu buah jam tangan.

Saat di interogasi di kantor daker Makkah, NH mengakui adanya sekitar 10 orang temannya yang bermukim di Kairo juga melakukan hal yang sama. Bahkan 10 orang ini lanjut NH sudah mengantongi kartu palsu tersebut, "Harga pembuatannya 40 Riyal tetapi saya dikasih gratis," beber NH yang diinterogasi.

Sampai saat ini kasus pemalsuan identitas ini masih ditanggani pihak keamanan daker Makkah. diharapkan dengan tertangkapnya NH, kasus pemalsuan yang diduga digunakan untuk mengambil keuntungan besar dari jamaah dapat dibongkar sehingga tidak ada jamaah yang dirugikan.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(yid/rdf)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
85%
Kontra
15%