ICW Protes Penarikan 2 Perwira Polisi di KPK
Minggu, 23/11/2008 22:45 WIB
Jakarta
Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia pada 14 November 2008 menarik dua perwiranya yang selama ini bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka adalah Brigadir Jenderal (Pol) Bambang Widaryatmo dan Ajun Komisaris Besar Polisi, Akhmad Wiyagus.
Langkah kepolisian tersebut menuai protes dari Indonesian Corruption Watch (ICW), karena dianggap sebagai upaya untuk melemahkan independensi KPK secara perlahan.
"Kondisi ini tidak saja mengancam indepedensi KPK namun juga upaya
pelemahanan KPK secara perlahan-lahan," ujar anggota ICW Adnan Topan Husodo dalam rilis yang dikirim pada detikcom, Minggu (23/11/2008).
ICW memprotes pemindahan ini yang terkesan janggal. Sebagai contoh, alasan pemindahan posisi Bambang Widaryatmo dan Akhmad Wiyagus sebagai Direktur Penyidikan dan Direktur Pengaduan Masyarakat KPK menjadi Karo Litbang dan Kapolres Sumedang terkesan sebagai pembuangan bukan promosi.
"Padahal kedua orang tersebut sudah dinilai sebagai orang terbaik KPK," lanjutnya.
Selain itu, pemindahan ini juga dinilai tergesa-gesa. Alasannya, kedua perwira polisi tersebut belum lama menjabat sebagai direktur di KPK.
"Dengan kata lain keputusan itu tidak dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pimpinan KPK secara kolegial," kata Adnan.
Oleh karena itu, ICW mengimbau kepada KPK agar mengambil tindakan untuk mempertahankan kedua perwira Polri tersebut. Hal ini harus dilakukan mengingat peran keduanya yang cukup besar dalam pengungkapan kasus-kasus korupsi 'kakap'.
"Keduanya sesungguhnya merupakan aktor yang tidak terpisahkan dari
keberhasilan KPK selama ini," kata Adnan. (mad/mad)
Langkah kepolisian tersebut menuai protes dari Indonesian Corruption Watch (ICW), karena dianggap sebagai upaya untuk melemahkan independensi KPK secara perlahan.
"Kondisi ini tidak saja mengancam indepedensi KPK namun juga upaya
pelemahanan KPK secara perlahan-lahan," ujar anggota ICW Adnan Topan Husodo dalam rilis yang dikirim pada detikcom, Minggu (23/11/2008).
ICW memprotes pemindahan ini yang terkesan janggal. Sebagai contoh, alasan pemindahan posisi Bambang Widaryatmo dan Akhmad Wiyagus sebagai Direktur Penyidikan dan Direktur Pengaduan Masyarakat KPK menjadi Karo Litbang dan Kapolres Sumedang terkesan sebagai pembuangan bukan promosi.
"Padahal kedua orang tersebut sudah dinilai sebagai orang terbaik KPK," lanjutnya.
Selain itu, pemindahan ini juga dinilai tergesa-gesa. Alasannya, kedua perwira polisi tersebut belum lama menjabat sebagai direktur di KPK.
"Dengan kata lain keputusan itu tidak dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pimpinan KPK secara kolegial," kata Adnan.
Oleh karena itu, ICW mengimbau kepada KPK agar mengambil tindakan untuk mempertahankan kedua perwira Polri tersebut. Hal ini harus dilakukan mengingat peran keduanya yang cukup besar dalam pengungkapan kasus-kasus korupsi 'kakap'.
"Keduanya sesungguhnya merupakan aktor yang tidak terpisahkan dari
keberhasilan KPK selama ini," kata Adnan. (mad/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
