Lagi-lagi Serangan Granat di Kantor PM Thailand
Sabtu, 22/11/2008 11:32 WIB
AFP
Bangkok
Serangan granat kembali terjadi di kantor Perdana Menteri (PM) Thailand Somchai Wongsawat. Para demonstran yang menduduki areal tersebut lagi-lagi menjadi korban.
Serangan granat itu terjadi pada Sabtu, 22 November pukul 2 dini hari waktu setempat. Akibatnya, 8 orang mengalami luka-luka. Satu orang di antaranya dalam kondisi kritis. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Sabtu (22/11/2008).
Dikatakan Letkol Polisi Samreng Songsiang, ledakan tersebut berasal dari granat M-79. Granat itu dilemparkan dari sebuah tempat di dekat areal kantor PM. Namun Samreng tak bisa menunjuk lokasinya ataupun kemungkinan pelakunya.
Namun menurut seorang pemimpin demo, Chamlong Srimuang, granat itu dilemparkan dari markas Kepolisian Metropolitan Bangkok yang jaraknya sekitar 150 meter.
"Granat dilemparkan dari markas polisi. Ini membuktikan para penyerang adalah pasukan keamanan pemerintah atau orang-orang jahat yang didukung pemerintah," kata Chamlong.
Ribuan para demonstran telah menduduki areal kantor PM sejak Agustus lalu. Mereka bertekad tak akan meninggalkan lokasi tersebut sebelum PM Somchai mengundurkan diri atau digulingkan.
Sebelumnya serangan granat juga telah terjadi di areal tersebut pada Kamis, 20 November lalu. Serangan itu menewaskan seorang demonstran dan melukai lebih dari 20 orang. (ita/ita)
Serangan granat itu terjadi pada Sabtu, 22 November pukul 2 dini hari waktu setempat. Akibatnya, 8 orang mengalami luka-luka. Satu orang di antaranya dalam kondisi kritis. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Sabtu (22/11/2008).
Dikatakan Letkol Polisi Samreng Songsiang, ledakan tersebut berasal dari granat M-79. Granat itu dilemparkan dari sebuah tempat di dekat areal kantor PM. Namun Samreng tak bisa menunjuk lokasinya ataupun kemungkinan pelakunya.
Namun menurut seorang pemimpin demo, Chamlong Srimuang, granat itu dilemparkan dari markas Kepolisian Metropolitan Bangkok yang jaraknya sekitar 150 meter.
"Granat dilemparkan dari markas polisi. Ini membuktikan para penyerang adalah pasukan keamanan pemerintah atau orang-orang jahat yang didukung pemerintah," kata Chamlong.
Ribuan para demonstran telah menduduki areal kantor PM sejak Agustus lalu. Mereka bertekad tak akan meninggalkan lokasi tersebut sebelum PM Somchai mengundurkan diri atau digulingkan.
Sebelumnya serangan granat juga telah terjadi di areal tersebut pada Kamis, 20 November lalu. Serangan itu menewaskan seorang demonstran dan melukai lebih dari 20 orang. (ita/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:42 WIB
Bandar Sabu Diciduk di Area Gedung Lembaga Sensor Film
-
Sabtu, 26/05/2012 16:22 WIB
Pencapresan Ical Tergantung Hasil Pemilu 2014
-
Sabtu, 26/05/2012 16:21 WIB
Keluarga Korban Sukhoi Belum Dikontak Soal Asuransi
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:07 WIB
Ini Dia Hasil UN SMA di DKI Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 15:22 WIB
Lengkapi Izin, Promotor Lady Gaga Diberi Waktu Hingga Senin
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
237 Komentar
-
218 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
