Ribuan Obat Kuat Disita di Medan
Jumat, 21/11/2008 23:42 WIB
Foto: Ilustrasi
Medan
Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Medan menyita ribuan obat kuat berbahaya. Tercatat selain 22 jenis obat kuat, petugas juga menemukan obat-obatan tradisional yang terindikasi mengandung zat kimia berbahaya.
Dalam razia yang digelar di sejumlah daerah, Jumat (21/11/2008). Obatan-obatan yang jumlahnya sekitar 30 ribu kapsul itu, disita petugas dari sejumlah apotik dan toko obat serta distributor di berbagai daerah di Provinsi Sumatera Utara.
Di antaranya dari Kabupaten Deli Serdang, Kota Pematang Siantar dan Tebing Tinggi. Temuan itu kemudian diamankan ke gudang BBPOM Medan di Jl Willem
Iskandar, Medan.
Beberapa obat yang disita termasuk dalam daftar obat kuat berbahaya, seperti
tripoten, sex men dan sanomale. Petugas juga menyita sejumlah jamu tradisional seperti gali-gali buatan dalam negeri dan obat kuat asal Cina yang terindikasi mengandung bahan berbahaya.
Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM Medan Djamidin Manurung menyatakan, jamu tradisional yang mengandung bahan kimia berbahaya ini juga berdampak fatal hingga menyebabkan kematian.
"Seluruh barang yang disita ini, selanjutnya akan diuji ulang di labotorium POM untuk mengetahui kandungan zat kimia di dalam komposisinya. Setelah akan
dimusnahkan," ujar Manurung kepada wartawan di Medan.
Menurut Manurung lagi, rencananya BBPOM akan terus melakukan razia serupa hingga ke seluruh kawasan di Sumatera Utara. Selain itu masyarakat juga diharapkan tidak lagi mengkonsumsi obat dan jamu tersebut agar terhindar dari efek negatif bagi kesehatan. (rul/ndr)
Dalam razia yang digelar di sejumlah daerah, Jumat (21/11/2008). Obatan-obatan yang jumlahnya sekitar 30 ribu kapsul itu, disita petugas dari sejumlah apotik dan toko obat serta distributor di berbagai daerah di Provinsi Sumatera Utara.
Di antaranya dari Kabupaten Deli Serdang, Kota Pematang Siantar dan Tebing Tinggi. Temuan itu kemudian diamankan ke gudang BBPOM Medan di Jl Willem
Iskandar, Medan.
Beberapa obat yang disita termasuk dalam daftar obat kuat berbahaya, seperti
tripoten, sex men dan sanomale. Petugas juga menyita sejumlah jamu tradisional seperti gali-gali buatan dalam negeri dan obat kuat asal Cina yang terindikasi mengandung bahan berbahaya.
Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM Medan Djamidin Manurung menyatakan, jamu tradisional yang mengandung bahan kimia berbahaya ini juga berdampak fatal hingga menyebabkan kematian.
"Seluruh barang yang disita ini, selanjutnya akan diuji ulang di labotorium POM untuk mengetahui kandungan zat kimia di dalam komposisinya. Setelah akan
dimusnahkan," ujar Manurung kepada wartawan di Medan.
Menurut Manurung lagi, rencananya BBPOM akan terus melakukan razia serupa hingga ke seluruh kawasan di Sumatera Utara. Selain itu masyarakat juga diharapkan tidak lagi mengkonsumsi obat dan jamu tersebut agar terhindar dari efek negatif bagi kesehatan. (rul/ndr)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:42 WIB
Bandar Sabu Diciduk di Area Gedung Lembaga Sensor Film
-
Sabtu, 26/05/2012 16:22 WIB
Pencapresan Ical Tergantung Hasil Pemilu 2014
-
Sabtu, 26/05/2012 16:21 WIB
Keluarga Korban Sukhoi Belum Dikontak Soal Asuransi
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:07 WIB
Ini Dia Hasil UN SMA di DKI Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 15:22 WIB
Lengkapi Izin, Promotor Lady Gaga Diberi Waktu Hingga Senin
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
237 Komentar
-
218 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
