Kasus VLCC Ditutup Kejagung
Roy: Dari Awal Kasusnya Dipolitisir
Jumat, 21/11/2008 20:27 WIB
Jakarta
Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya menghentikan kasus penjualan 2 kapal tanker jenis Very Large Crude Carrier (VLCC) Pertamina dengan tersangka Laksama Sukardi dan beberapa pejabat Pertamina. Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) menilai wajar penghentian kasus ini, karena dinilai berbau politis.
"Dari awal sudah saya jelaskan kalau kasus VLCC tersebut lebih bermuatan politis bukan hukum," kata Ketua Pelaksana Harian DPP PDP Roy Binilang Bawatanusa Janis yang dihubungi detikcom di Jakarta, Jumat (21/11/2008) sore.
Menurut teman dekat Laksamana Sukardi ini, masalah VLCC tersebut masuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejagung, karena desakan Pansus DPR. Namun, dirinya tidak akan menuntut pihak-pihak yang berupaya menjerat Laksamana Sukardi dalam kasus VLCC.
Sekalipun dia tahu bekas petinggi di PDIP, bekas partai tempatnya bernaung, diduga bermain dalam kasus korupsi yang lebih besar, yakni penjualan gas Tangguh ke China. Saat ditanya apa indikasinya, Roy menjelaskan, ketika Megawati Soekarnoputri mengirim Taufiq Kiemas ke China, terlebih dahulu meminta pendapatnya (Roy BB Janis).
Kemudian Roy mengatakan, kalau keberangkatan Taufiq Kiemas ke China merupakan kesalahan. "Saya sangat terkejut, ketika Taufiq berkata pada saya telah mendapat uang banyak dari China. Pernyataan Taufiq itu juga pernah saya sampaikan saat diwawancara media asing beberapa waklu lalu," jelas Roy panjang lebar.
Roy sendiri mengaku siap jika dirinya dimintai keterangan bila masalah penjualan gas Tangguh yang sempat heboh tersebut masuk ke KPK. "Saya akan siap bersaksi untuk tegaknya supremasi hukum di negeri ini. Sebab itu adalah korupsi besar," tandas Roy. (zal/ndr)
"Dari awal sudah saya jelaskan kalau kasus VLCC tersebut lebih bermuatan politis bukan hukum," kata Ketua Pelaksana Harian DPP PDP Roy Binilang Bawatanusa Janis yang dihubungi detikcom di Jakarta, Jumat (21/11/2008) sore.
Menurut teman dekat Laksamana Sukardi ini, masalah VLCC tersebut masuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejagung, karena desakan Pansus DPR. Namun, dirinya tidak akan menuntut pihak-pihak yang berupaya menjerat Laksamana Sukardi dalam kasus VLCC.
Sekalipun dia tahu bekas petinggi di PDIP, bekas partai tempatnya bernaung, diduga bermain dalam kasus korupsi yang lebih besar, yakni penjualan gas Tangguh ke China. Saat ditanya apa indikasinya, Roy menjelaskan, ketika Megawati Soekarnoputri mengirim Taufiq Kiemas ke China, terlebih dahulu meminta pendapatnya (Roy BB Janis).
Kemudian Roy mengatakan, kalau keberangkatan Taufiq Kiemas ke China merupakan kesalahan. "Saya sangat terkejut, ketika Taufiq berkata pada saya telah mendapat uang banyak dari China. Pernyataan Taufiq itu juga pernah saya sampaikan saat diwawancara media asing beberapa waklu lalu," jelas Roy panjang lebar.
Roy sendiri mengaku siap jika dirinya dimintai keterangan bila masalah penjualan gas Tangguh yang sempat heboh tersebut masuk ke KPK. "Saya akan siap bersaksi untuk tegaknya supremasi hukum di negeri ini. Sebab itu adalah korupsi besar," tandas Roy. (zal/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:42 WIB
Bandar Sabu Diciduk di Area Gedung Lembaga Sensor Film
-
Sabtu, 26/05/2012 16:22 WIB
Pencapresan Ical Tergantung Hasil Pemilu 2014
-
Sabtu, 26/05/2012 16:21 WIB
Keluarga Korban Sukhoi Belum Dikontak Soal Asuransi
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:07 WIB
Ini Dia Hasil UN SMA di DKI Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 15:22 WIB
Lengkapi Izin, Promotor Lady Gaga Diberi Waktu Hingga Senin
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
237 Komentar
-
218 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
