Pencarian Korban Longsor Cianjur Resmi Dihentikan, 2 Orang Masih Hilang
Jumat, 21/11/2008 16:29 WIB
Terkait
Cianjur
Petugas gabungan resmi menghentikan proses pencarian dua korban hilang dalam bencana longsor di Cianjur, Jawa Barat. Sebelumnya para petugas sudah menemukan 11 korban tewas.
Pencarian korban dihentikan secara total sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (21/11/2008). Keputusan ini diambil karena cuaca yang buruk dan kondisi tanah yang sudah mengeras.
"Pencarian hari ini kita hentikan total," kata petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana), Arifin, di lokasi kejadian, Kampung Nyalindung, Desa Giri Mukti, Kecamatan Campaka, Cianjur.
Sebelum dihentikan, sejumlah petugas tampak melakukan pencarian korban. Mereka menggunakan alat-alat manual seperti cangkul, linggis dan lain-lain. Mereka mencari keberadaan dua korban hilang yakni Oko (60) dan Piah (3).
Selain menggali tanah dengan kedalaman 1 hingga 1,5 meter, para petugas juga melakukan penyisiran di Sungai Cikondang. Sebab sebelumnya 1 orang korban ditemukan di sungai tersebut.
"Siapa tahu dua korban yang masih hilang juga hanyut ke Sungai Cikondang," tutur Arifin.
Gangguan Kesehatan
Ratusan korban longsor yang selamat hingga kini masih mengungsi ke tenda-tenda darurat dan rumah-rumah penduduk lainnya. Banyak di antara mereka mulai mengalami gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).
"Kondisi cuaca yang berubah-ubah, kurang istirahat serta masalah psikologis membuat kondisi kesehatan para korban menurun," kata dr Neti, yang bertugas di posko kesehatan. (djo/djo)
Pencarian korban dihentikan secara total sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (21/11/2008). Keputusan ini diambil karena cuaca yang buruk dan kondisi tanah yang sudah mengeras.
"Pencarian hari ini kita hentikan total," kata petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana), Arifin, di lokasi kejadian, Kampung Nyalindung, Desa Giri Mukti, Kecamatan Campaka, Cianjur.
Sebelum dihentikan, sejumlah petugas tampak melakukan pencarian korban. Mereka menggunakan alat-alat manual seperti cangkul, linggis dan lain-lain. Mereka mencari keberadaan dua korban hilang yakni Oko (60) dan Piah (3).
Selain menggali tanah dengan kedalaman 1 hingga 1,5 meter, para petugas juga melakukan penyisiran di Sungai Cikondang. Sebab sebelumnya 1 orang korban ditemukan di sungai tersebut.
"Siapa tahu dua korban yang masih hilang juga hanyut ke Sungai Cikondang," tutur Arifin.
Gangguan Kesehatan
Ratusan korban longsor yang selamat hingga kini masih mengungsi ke tenda-tenda darurat dan rumah-rumah penduduk lainnya. Banyak di antara mereka mulai mengalami gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).
"Kondisi cuaca yang berubah-ubah, kurang istirahat serta masalah psikologis membuat kondisi kesehatan para korban menurun," kata dr Neti, yang bertugas di posko kesehatan. (djo/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
