Pemerintah Bantu KPU Jika Kepepet
Jumat, 21/11/2008 16:04 WIB
Jakarta
KPU mengharapkan peran pemerintah dalam distribusi logistik Pemilu 2009. Namun ternyata, pemerintah hanya beri bantuan apabila KPU telah kepepet.
"Fasilitas dari pemerintah itu diberikan hanya jika KPU kepepet," kata anggota Komisi II DPR RI Jazuli Juwaini di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat
(21/11/2008).
KPU merujuk pada pasal 121 UU 22/2007 tentang Penyelenggara Pemilu untuk menagih bantuan dari pemerintah dalam pendistribusian logistik pemilu sampai di tingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Hal ini dikarenakan menurut KPU anggaran distribusi logistik tidak dialokasikan oleh APBN. Padahal, sumber dana KPU satu-satunya berasal dari APBN.
"Pasal 121 itu untuk antisipasi hal-hal darurat," ujarnya.
Hal darurat itu, kata Jazuli, misalnya distribusi di daerah kepulauan di mana KPU tidak memiliki perangkat memadai utntuk mendistribusikan logistik.
Namun pasal itu, menurut Jazuli, tidak menjadi legitimasi bagi KPU untuk menyerahkan tanggungjawab distribusi logistik ke pihak lain. Pasal itu juga tidak bisa menjadi legitimasi pihak lain untuk mengambil alih kewenangan
KPU.
"Yang pegang komando tetap KPU," kata Jazuli.
Anggaran Distribusi
Ada yang aneh dalam proses pendistribusian logistik Pemilu 2009 ini. Sebelumnya KPU menyatakan tender logistik menyertakan distribusi hingga ke kabupaten/kota
ke dalam harga yang ditetapkan.
"Harga (tender) itu termasuk distribusi ke kabupaten/kota," ujar Kepala Biro Logistik KPU Dalail saat ditemui pada Kamis 20 November 2008.
Itu artinya, distribusi yang menjadi tanggungan langsung KPU, yang oleh KPU dimintakan bantuan ke pemerintah, adalah distribusi dari kabupaten/kota ke KPPS.
Anggaran untuk distribusi inilah yang menurut KPU tidak dialokasikan dalam APBN.
Padahal dalam anggaran KPU 2008 terdapat anggaran untuk pengepakan, pengiriman, dan pengangkutan barang (logistik) senilai RP 1 triliun.
Lantas dikemanakan anggaran ini? "Saya juga tidak tahu. Makanya kita sebenarnya perlu anggota KPU di sini sehingga bisa konfirmasi," kata Koordinator Politik Anggaran Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Arif Nur Alam. (sho/aan)
"Fasilitas dari pemerintah itu diberikan hanya jika KPU kepepet," kata anggota Komisi II DPR RI Jazuli Juwaini di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat
(21/11/2008).
KPU merujuk pada pasal 121 UU 22/2007 tentang Penyelenggara Pemilu untuk menagih bantuan dari pemerintah dalam pendistribusian logistik pemilu sampai di tingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Hal ini dikarenakan menurut KPU anggaran distribusi logistik tidak dialokasikan oleh APBN. Padahal, sumber dana KPU satu-satunya berasal dari APBN.
"Pasal 121 itu untuk antisipasi hal-hal darurat," ujarnya.
Hal darurat itu, kata Jazuli, misalnya distribusi di daerah kepulauan di mana KPU tidak memiliki perangkat memadai utntuk mendistribusikan logistik.
Namun pasal itu, menurut Jazuli, tidak menjadi legitimasi bagi KPU untuk menyerahkan tanggungjawab distribusi logistik ke pihak lain. Pasal itu juga tidak bisa menjadi legitimasi pihak lain untuk mengambil alih kewenangan
KPU.
"Yang pegang komando tetap KPU," kata Jazuli.
Anggaran Distribusi
Ada yang aneh dalam proses pendistribusian logistik Pemilu 2009 ini. Sebelumnya KPU menyatakan tender logistik menyertakan distribusi hingga ke kabupaten/kota
ke dalam harga yang ditetapkan.
"Harga (tender) itu termasuk distribusi ke kabupaten/kota," ujar Kepala Biro Logistik KPU Dalail saat ditemui pada Kamis 20 November 2008.
Itu artinya, distribusi yang menjadi tanggungan langsung KPU, yang oleh KPU dimintakan bantuan ke pemerintah, adalah distribusi dari kabupaten/kota ke KPPS.
Anggaran untuk distribusi inilah yang menurut KPU tidak dialokasikan dalam APBN.
Padahal dalam anggaran KPU 2008 terdapat anggaran untuk pengepakan, pengiriman, dan pengangkutan barang (logistik) senilai RP 1 triliun.
Lantas dikemanakan anggaran ini? "Saya juga tidak tahu. Makanya kita sebenarnya perlu anggota KPU di sini sehingga bisa konfirmasi," kata Koordinator Politik Anggaran Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Arif Nur Alam. (sho/aan)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 02:25 WIB
Apartemen Milik Dhana Belum Juga Disita Kejagung
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
Rabu, 23/05/2012 00:14 WIB
Perusahaan Bakrie di Jambi Minta Perusakan Kamp Karyawan Diusut
-
Selasa, 22/05/2012 16:09 WIB
Gara-gara Lady Gaga, Ruhut & 2 Aktivis Muslim Adu Mulut Sengit
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
678 Komentar
-
451 Komentar
-
228 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,087.000
- Rp 2,790.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
