Tragis! ABG Dibunuh karena Menulis Surat Cinta
Kamis, 20/11/2008 14:59 WIB
Ilustrasi
New Delhi
Sungguh mengenaskan nasib remaja putra ini. Hanya karena menulis surat cinta untuk seorang gadis dari komunitas berbeda, hidupnya berakhir tragis.
Manish Kumar diculik dalam perjalanan dari rumah menuju sekolahnya. Oleh para penculiknya, ABG berusia 15 tahun itu dibunuh. Kepalanya digunduli lalu korban dilemparkan ke bawah kereta yang tengah melaju.
Yang lebih memilukan, saat kejadian itu, ibunya hanya bisa menyaksikan tak berdaya. Sang ibu sempat memohon-mohon agar anaknya tidak dibunuh. Namun itu sia-sia.
Peristiwa tragis ini terjadi India, di sebuah desa miskin di negeri bagian Bihar, India timur.
Ibu korban, Lalit Devi mengatakan pada polisi, dirinya cuma bisa menyaksikan tak berdaya ketika roda-roda kereta melindas putranya itu.
Sejauh ini seorang pria telah ditangkap dalam peristiwa berdarah itu. "Tersangka membunuh anak laki-laki itu karena menulis surat cinta untuk gadis dari desa yang sama," kata perwira polisi di distrik Kaimur, Rajesh Kumar seperti dilansir Reuters, Kamis (20/11/2008).
Menurut kepolisian, meski tinggal satu desa, namun gadis tersebut berasal dari komunitas yang dianggap sebagai kasta yang lebih rendah. Sedangkan ABG malang itu berasal dari komunitas Yadav dengan kasta yang sedikit lebih tinggi dari sang gadis.
Hubungan cinta antar kasta yang berlainan kerap ditentang keras, khususnya di wilayah pinggiran di India utara. Bahkan bukan hal aneh bagi keluarga yang marah dengan hubungan itu untuk membunuh demi "menyelamatkan kehormatan keluarga". (ita/iy)
Manish Kumar diculik dalam perjalanan dari rumah menuju sekolahnya. Oleh para penculiknya, ABG berusia 15 tahun itu dibunuh. Kepalanya digunduli lalu korban dilemparkan ke bawah kereta yang tengah melaju.
Yang lebih memilukan, saat kejadian itu, ibunya hanya bisa menyaksikan tak berdaya. Sang ibu sempat memohon-mohon agar anaknya tidak dibunuh. Namun itu sia-sia.
Peristiwa tragis ini terjadi India, di sebuah desa miskin di negeri bagian Bihar, India timur.
Ibu korban, Lalit Devi mengatakan pada polisi, dirinya cuma bisa menyaksikan tak berdaya ketika roda-roda kereta melindas putranya itu.
Sejauh ini seorang pria telah ditangkap dalam peristiwa berdarah itu. "Tersangka membunuh anak laki-laki itu karena menulis surat cinta untuk gadis dari desa yang sama," kata perwira polisi di distrik Kaimur, Rajesh Kumar seperti dilansir Reuters, Kamis (20/11/2008).
Menurut kepolisian, meski tinggal satu desa, namun gadis tersebut berasal dari komunitas yang dianggap sebagai kasta yang lebih rendah. Sedangkan ABG malang itu berasal dari komunitas Yadav dengan kasta yang sedikit lebih tinggi dari sang gadis.
Hubungan cinta antar kasta yang berlainan kerap ditentang keras, khususnya di wilayah pinggiran di India utara. Bahkan bukan hal aneh bagi keluarga yang marah dengan hubungan itu untuk membunuh demi "menyelamatkan kehormatan keluarga". (ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
Rabu, 23/05/2012 00:14 WIB
Perusahaan Bakrie di Jambi Minta Perusakan Kamp Karyawan Diusut
-
Selasa, 22/05/2012 23:08 WIB
Kabupaten OKI Terpilih Sebagai Jaringan Kota Hijau Dunia
-
Selasa, 22/05/2012 16:09 WIB
Gara-gara Lady Gaga, Ruhut & 2 Aktivis Muslim Adu Mulut Sengit
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
678 Komentar
-
451 Komentar
-
228 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,790.000
- Rp 471.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
