Bencana di Indonesia Naik 70%
Kamis, 20/11/2008 12:27 WIB
Jakarta
Gempa tektonik yang melanda Gorontalo dan beberapa daerah lain minggu lalu adalah satu dari 359 bencana yang terjadi pada tahun 2008. Angka tersebut meningkat hampir 70 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Tahun 2007 jumlah bencana ada 205 dengan jumlah kematian 649 orang, untuk tahun 2008 jumlah bencana 359 dengan korban 290 orang," ujar Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Depkes Rustam Pakaya.
Hal tersebut ia sampaikan dalam acara pemberian bantuan untuk dari Depkes untuk penanggulangan bencana Makassar di kantor Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Makassar, Kamis (20/11/2008).
Jika dikalkulasikan, lanjut Rustam, jumlah bencana meningkat 70 persen, sedangkan angka kematian menurun hampir 50 persen. Menurut Rustam, dengan angka kematian yang menurun berarti kualitas penanggulangan bencana sudah baik pada tahun ini.
"Sistem penanggulangan bencana bagus, meski bencananya semakin banyak," jelasnya.
Hal tersebut juga menunjukkan kesadaran masyarakat dan pemerintah untuk menanggulangi bencana sudah meningkat.
Lebih lanjut Rustam mengatakan, pihaknya sudah membuat program percepatan penanggulangan bencana di daerah. Ada 9 perwakilan wilayah di Indonesia yang diberi fasilitas khusus untuk mempercepat proses penanganan korban bencana. "Kalau menunggu dari Jakarta bisa lama sekali," katanya.
9 Wilayah tersebut adalah Medan, Jakarta, Surabaya, Semarang, Bali, Palembang Banjarmasin, Manado dan Makassar. "Khusus untuk Makassar akan dibantu oleh sub regional Papua," pungkasnya.
(mad/nrl)
"Tahun 2007 jumlah bencana ada 205 dengan jumlah kematian 649 orang, untuk tahun 2008 jumlah bencana 359 dengan korban 290 orang," ujar Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Depkes Rustam Pakaya.
Hal tersebut ia sampaikan dalam acara pemberian bantuan untuk dari Depkes untuk penanggulangan bencana Makassar di kantor Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Makassar, Kamis (20/11/2008).
Jika dikalkulasikan, lanjut Rustam, jumlah bencana meningkat 70 persen, sedangkan angka kematian menurun hampir 50 persen. Menurut Rustam, dengan angka kematian yang menurun berarti kualitas penanggulangan bencana sudah baik pada tahun ini.
"Sistem penanggulangan bencana bagus, meski bencananya semakin banyak," jelasnya.
Hal tersebut juga menunjukkan kesadaran masyarakat dan pemerintah untuk menanggulangi bencana sudah meningkat.
Lebih lanjut Rustam mengatakan, pihaknya sudah membuat program percepatan penanggulangan bencana di daerah. Ada 9 perwakilan wilayah di Indonesia yang diberi fasilitas khusus untuk mempercepat proses penanganan korban bencana. "Kalau menunggu dari Jakarta bisa lama sekali," katanya.
9 Wilayah tersebut adalah Medan, Jakarta, Surabaya, Semarang, Bali, Palembang Banjarmasin, Manado dan Makassar. "Khusus untuk Makassar akan dibantu oleh sub regional Papua," pungkasnya.
(mad/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
