Laporan dari Kuala Lumpur
Indonesia Sabet 5 Medali Emas di ASEAN Skill Competition
Rabu, 19/11/2008 10:43 WIB
Kuala Lumpur
Riuh tepuk tangan dan sorak sorai bangga para pendukung Indonesia meramaikan suasana di Ceremony Hall, Kuala Lumpur setiap kali nama peserta dari Indonesia dipanggil dalam acara penutupan ASEAN Skill Competition ke-7. Dalam ajang bergengsi yang mengadu kemahiran tingkat regional dua tahunan itu, kontingen Indonesia berhasil menyabet 5 medali emas.
"Ini hasil yang sangat memuaskan. Meski perolehan medali emas selisih satu dibanding dengan dua tahun lalu. Tapi secara keseluruhan kita prestasi kita bertambah," ujar Ketua Tim Kontingen Indonesia Abdul Wahab Bangkona di sela sela acara penutupan dan pengumuman perolehan medali dalam ASEAN Skill Competition ke-7 di Kuala Lumpur, Malaysia (18/11/2008).
ASC ke-7 tahun ini memperlombakan 19 kategori, yaitu bricklaying, cabinet making, Computer Aided Design and Drafting (CADD), cooking, electrical installation, graphic design technology, IT/software application, industrial electronics, joinery, ladies dressmaking, mechatronics, plumbing, restaurant service, refrigeration, wall and floor tiling, web design, automobile technology, beauty theraphy, dan welding.
Lima medali emas yang diperoleh Indonesia berasal dari ketegori Ladies Dress Making (I Nyoman Bayu), Cabinet Making (Muhammad Abidin), Web Design (Krisna Ranggabuana), Bracklaying (Edi Suwiknyo), Graphic Design (Heri Kurniawan),
Lima medali perak diperoleh berasal dari kategori Electrical Installation,
Restaurant Service, Computer Aided Design and Drafting (CADD), and Cooking.
Sedangkan empat medali perunggu berasal dari kategori Computer Aided Design and Drafting (CADD), Graphic Design, IT/Software Application, and Automobile
Technology.Selain ketiga medali tersebut, Indonesia juga memperoleh penghargaan 16 diploma.
Wahab menjelaskan, secara keseluruhan medali dan penghargaan yang diperoleh
kontingen Indonesia merupakan yang terbanyak dibanding kontingen dari negara lain. "Dari 38 anggota kontingen kita, 30 diantaranya yang dapat medali dan penghargaan," ungkapnya.
Wahab mengatakan, sebagai bentuk apresiasi penghargaan terhadap anak-anak muda yang berprestasi dalam ASC ini, pemerintah memberikan pilihan yang boleh diambil, yaitu berupa beasiswa untuk melanjutkan studi di dalam negeri atau magang di Jepang selama 3 tahun.
"Ini tawaran-tawaran yang diberikan oleh pemerintah sebagaimana tahun-tahun
sebelumnya. Pemerintah Jepang sangat welcome. Bahkan di antara mereka juga sudah ada yang ditawari kerja oleh negara lain. Itu kami serahkan kepada yang bersangkutan," cetusnya.
Peserta pemenang medali emas dalam kategori Web Design Krisna Ranggabuana (20) mengaku sangat bangga dapat mengharumkan nama Indonesia dalam ajang tersebut. Mahasiswa semester tujuh Universitas Bina Nusantara itu mengatakan akan memilih untuk melanjutkan studi.
"Sejak awal saya sudah optimistis. Saya senang sekali. Kemungkinan saya akan ambil pemberian beasiswa dari pemerintah," cetusnya.
Berbeda dengan Krisna, Edi Suwiknyo (20) lebih memilih untuk mengambil magang di Jepang. "Saya senang sekali akhirnya kerja keras selama satu tahun ini ada hasilnya. Saya belum pikirkan, tapi saran pelatih agar saya ambil magang di Jepang," ujar pelajar lulusan SMK Negeri I Jenangan Ponorogo itu yang memenangkan medali emas untuk kategori Bricklying.
Dalam kompetisi serupa yang digelar sebelumnya di Brunei Darussalam pada 2006, tim Indonesia berhasil menyabet 6 medali emas, 2 perak dan 2 perunggu dengan menempati posisi juara umum ke-2. Para peserta tersebut umumnya berusia dibawah 21 tahun sebagai syarat keikutsertaan. ASC ke-8 selanjutnya akan digelar di Thailand pada 2010 mendatang.
(rmd/anw)
"Ini hasil yang sangat memuaskan. Meski perolehan medali emas selisih satu dibanding dengan dua tahun lalu. Tapi secara keseluruhan kita prestasi kita bertambah," ujar Ketua Tim Kontingen Indonesia Abdul Wahab Bangkona di sela sela acara penutupan dan pengumuman perolehan medali dalam ASEAN Skill Competition ke-7 di Kuala Lumpur, Malaysia (18/11/2008).
ASC ke-7 tahun ini memperlombakan 19 kategori, yaitu bricklaying, cabinet making, Computer Aided Design and Drafting (CADD), cooking, electrical installation, graphic design technology, IT/software application, industrial electronics, joinery, ladies dressmaking, mechatronics, plumbing, restaurant service, refrigeration, wall and floor tiling, web design, automobile technology, beauty theraphy, dan welding.
Lima medali emas yang diperoleh Indonesia berasal dari ketegori Ladies Dress Making (I Nyoman Bayu), Cabinet Making (Muhammad Abidin), Web Design (Krisna Ranggabuana), Bracklaying (Edi Suwiknyo), Graphic Design (Heri Kurniawan),
Lima medali perak diperoleh berasal dari kategori Electrical Installation,
Restaurant Service, Computer Aided Design and Drafting (CADD), and Cooking.
Sedangkan empat medali perunggu berasal dari kategori Computer Aided Design and Drafting (CADD), Graphic Design, IT/Software Application, and Automobile
Technology.Selain ketiga medali tersebut, Indonesia juga memperoleh penghargaan 16 diploma.
Wahab menjelaskan, secara keseluruhan medali dan penghargaan yang diperoleh
kontingen Indonesia merupakan yang terbanyak dibanding kontingen dari negara lain. "Dari 38 anggota kontingen kita, 30 diantaranya yang dapat medali dan penghargaan," ungkapnya.
Wahab mengatakan, sebagai bentuk apresiasi penghargaan terhadap anak-anak muda yang berprestasi dalam ASC ini, pemerintah memberikan pilihan yang boleh diambil, yaitu berupa beasiswa untuk melanjutkan studi di dalam negeri atau magang di Jepang selama 3 tahun.
"Ini tawaran-tawaran yang diberikan oleh pemerintah sebagaimana tahun-tahun
sebelumnya. Pemerintah Jepang sangat welcome. Bahkan di antara mereka juga sudah ada yang ditawari kerja oleh negara lain. Itu kami serahkan kepada yang bersangkutan," cetusnya.
Peserta pemenang medali emas dalam kategori Web Design Krisna Ranggabuana (20) mengaku sangat bangga dapat mengharumkan nama Indonesia dalam ajang tersebut. Mahasiswa semester tujuh Universitas Bina Nusantara itu mengatakan akan memilih untuk melanjutkan studi.
"Sejak awal saya sudah optimistis. Saya senang sekali. Kemungkinan saya akan ambil pemberian beasiswa dari pemerintah," cetusnya.
Berbeda dengan Krisna, Edi Suwiknyo (20) lebih memilih untuk mengambil magang di Jepang. "Saya senang sekali akhirnya kerja keras selama satu tahun ini ada hasilnya. Saya belum pikirkan, tapi saran pelatih agar saya ambil magang di Jepang," ujar pelajar lulusan SMK Negeri I Jenangan Ponorogo itu yang memenangkan medali emas untuk kategori Bricklying.
Dalam kompetisi serupa yang digelar sebelumnya di Brunei Darussalam pada 2006, tim Indonesia berhasil menyabet 6 medali emas, 2 perak dan 2 perunggu dengan menempati posisi juara umum ke-2. Para peserta tersebut umumnya berusia dibawah 21 tahun sebagai syarat keikutsertaan. ASC ke-8 selanjutnya akan digelar di Thailand pada 2010 mendatang.
(rmd/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
