Korban Gempa dan Longsor akan Dibantu Rp 15 Juta per Rumah
Selasa, 18/11/2008 20:06 WIB
Nusa Dua
Pemerintah berjanji memberikan bantuan kepada korban bencana gempa di Gorontalo dan longsor di Cianjur, Jawa Barat. Setiap rumah yang rusak akan dibantu Rp 15 juta dan korban meninggal akan dibantu Rp 2 juta.
"Bantuan sebesar Rp 10-15 juta untuk setiap rumah yang rusak dan Rp 2 juta untuk korban yang meninggal dunia. Bantuan itu untuk bencana longsor Cianjur dan gempa Gorontalo," kata Menteri Sosial Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah di sela-sela pertemuan Menteri Sosial Asia Timur di hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Selasa (18/11/2008).
Bachtiar juga meminta kepada kepala daerah di Gorontalo segera untuk memberi bantuan beras kepada korban gempa. Mereka tidak perlu meminta persetujuan terlebih dahulu kepada pemerintah pusat.
Menurutnya, bupati berhak mengeluarkan bantuan beras sebanyak 50-100 ton dan gubernur sebanyak 100-200 ton kepada korban bencana gempa tanpa persetujuan menteri. "Saya tidak mau mendengar ada korban bencana yang tidak bisa makan. Kalau tidak bisa bagi beras, keterlaluan bupati dan gubernur," katanya.
Ia menjelaskan, dalam penanganan korban bencana pemerintah memiliki sistem logistik yang baik. Setiap provinsi telah memiliki gudang logistik serta peralatan penanganan bencana. Tersedia juga dapur masak keliling yang memiliki kemampuan sekali masak untuk 1000-2000 orang. Selain itu juga terdapat 3000 ribu Tagana (taruna siaga bencana) di setiap provinsi yang siap bekerja sama dengan TNI/Polri untuk membantu korban bencana. (gds/sho)
"Bantuan sebesar Rp 10-15 juta untuk setiap rumah yang rusak dan Rp 2 juta untuk korban yang meninggal dunia. Bantuan itu untuk bencana longsor Cianjur dan gempa Gorontalo," kata Menteri Sosial Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah di sela-sela pertemuan Menteri Sosial Asia Timur di hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Selasa (18/11/2008).
Bachtiar juga meminta kepada kepala daerah di Gorontalo segera untuk memberi bantuan beras kepada korban gempa. Mereka tidak perlu meminta persetujuan terlebih dahulu kepada pemerintah pusat.
Menurutnya, bupati berhak mengeluarkan bantuan beras sebanyak 50-100 ton dan gubernur sebanyak 100-200 ton kepada korban bencana gempa tanpa persetujuan menteri. "Saya tidak mau mendengar ada korban bencana yang tidak bisa makan. Kalau tidak bisa bagi beras, keterlaluan bupati dan gubernur," katanya.
Ia menjelaskan, dalam penanganan korban bencana pemerintah memiliki sistem logistik yang baik. Setiap provinsi telah memiliki gudang logistik serta peralatan penanganan bencana. Tersedia juga dapur masak keliling yang memiliki kemampuan sekali masak untuk 1000-2000 orang. Selain itu juga terdapat 3000 ribu Tagana (taruna siaga bencana) di setiap provinsi yang siap bekerja sama dengan TNI/Polri untuk membantu korban bencana. (gds/sho)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 00:48 WIB
Jenazah Praja IPDN Yudhi Dimakamkan Tengah Malam di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 00:04 WIB
Mahfud MD: Ada Persoalan Komitmen dan Moral dalam Pemberian Grasi
-
Jumat, 25/05/2012 23:10 WIB
Api Lahap SD di Kebon Jeruk, 25 Unit Pemadam Kebakaran Dikerahkan
-
Jumat, 25/05/2012 22:07 WIB
Jika di Posisi SBY, Mahfud MD Tak akan Berikan Grasi untuk Corby
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Jumat, 25/05/2012 12:58 WIB
Ruhut: Selamat dari Insiden Ternate, Anas Harus Berterimakasih kepada Ibas
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Jumat, 25/05/2012 11:56 WIB
Hotman Paris Anggap Menggelikan Henry Yosodiningrat Gugat Grasi Corby
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
234 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
