detikcom

'Orang Utan' Mati Ditandu di Bundaran HI foto

Asri Aldila Putri - detikNews
Selasa, 18/11/2008 11:07 WIB
(Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta 'Orang utan' itu terbaring lemas di atas tandu yang diusung empat orang berjubah hitam bertudung. Terlihat perban penuh darah melilit kepala si orang utan.

Di samping 'orang utan', ada dua manusia. Seorang memegang karangan bunga duka cita bertuliskan 'Rest in peace'. Satunya memegang poster anak orang utan berukuran besar.

Spanduk berukuran 1x2 meter persegi berwarna orange pun dibentangkan dengan tulisan 'Killed the Jungle Star'.

Aksi di Bundaran Hotel Indonesia (HI) itu memang tidak melibatkan Pongo pygmaeus (orang utan) betulan. Center for Orang Utan Protection, penyelenggara aksi, memprotes Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

RSPO adalah organisasi internasional, terdiri dari pihak terkait pengusahaan kelapa sawit, seperti pengusaha, distributor, maupun aktivis lingkungan yang fokus terhadap kelestarian lingkungan, terhadap pembukaan lahan kelapa sawit.

RSPO dinilai tidak mengindahkan ketentuan lingkungan yang disepakati.

"Jika RSPO serius mengenai kelapa sawit yang berkelanjutan tentunya mereka sudah menindak anggota-anggotanya yang nakal. Kenyataannya RSPO menjadi mesin cuci reputasi para perusahaan pembabat hutan pembantai orang utan," jelas koordinator aksi dari Center for Orang Utan Protection Novi Hardianto.

Novi menambahkan RSPO alat yang efektif untuk menggambarkan citra hijau. "Kita menuntut RSPO dibubarkan," tegas Novi. (nwk/iy)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini