Oral Seks Pak Guru
Kestabilan Emosi Harus Jadi Syarat Rekrutmen Guru
Selasa, 18/11/2008 09:30 WIB
Guru berdemo (dok detikcom)
Jakarta
Ironis, banyak kasus kejahatan seksual justru dilakukan oleh guru yang harusnya digugu dan ditiru. Kasus terakhir, Erwin Ronaldo melecehkan para muridnya dengan menyuruh melakukan oral seks di depan kelas.
Pakar pendidikan Dr Arief Rachman berpendapat, untuk menghindari hal itu terulang lagi di masa mendatang, perlu ada pengetatan rekrutmen calon guru.
"Rekrutmen harus diperketat, jangan melihat kemampuan akademis saja tapi juga dilihat metodologi pengajaran dan stabilitas emosi," ujar Arief kepada detikcom, Selasa (18/11/2008).
Menurut praktisi pendidikan senior ini, apa yang dilakukan Erwin Ronaldo sungguh tidak bermoral. Dia harus ditindak tegas agar timbul efek jera.
"Guru itu harus dipecat dan dikeluarkan serta dimintai pertanggungjawaban supaya tidak terulang," tandas Arief.
Arief menambahkan apa yang dilakukan oleh Erwin ini termasuk pelanggaran keras. Menurutnya, Erwin dapat dijerat pasal berlapis.
"Tentunya ini adalah pelanggaran UU yang masuk kategori kriminal," sebut pria berkacamata ini.
Selain meminta Erwin Ronaldo dihukum seberat-beratnya, Arief juga menyarankan agar para korban dan juga teman-temannya yang menyaksikan aksi oral seks Erwin diberi bimbingan. Tujuannya agar mereka tidak trauma dan dapat menatap hari esok dengan harapan yang cerah.
"Mereka harus melihat tidak semua guru seperti itu. Supaya mereka bisa menghadapi hari esok lebih baik," pungkasnya.
(ddt/nrl)
Pakar pendidikan Dr Arief Rachman berpendapat, untuk menghindari hal itu terulang lagi di masa mendatang, perlu ada pengetatan rekrutmen calon guru.
"Rekrutmen harus diperketat, jangan melihat kemampuan akademis saja tapi juga dilihat metodologi pengajaran dan stabilitas emosi," ujar Arief kepada detikcom, Selasa (18/11/2008).
Menurut praktisi pendidikan senior ini, apa yang dilakukan Erwin Ronaldo sungguh tidak bermoral. Dia harus ditindak tegas agar timbul efek jera.
"Guru itu harus dipecat dan dikeluarkan serta dimintai pertanggungjawaban supaya tidak terulang," tandas Arief.
Arief menambahkan apa yang dilakukan oleh Erwin ini termasuk pelanggaran keras. Menurutnya, Erwin dapat dijerat pasal berlapis.
"Tentunya ini adalah pelanggaran UU yang masuk kategori kriminal," sebut pria berkacamata ini.
Selain meminta Erwin Ronaldo dihukum seberat-beratnya, Arief juga menyarankan agar para korban dan juga teman-temannya yang menyaksikan aksi oral seks Erwin diberi bimbingan. Tujuannya agar mereka tidak trauma dan dapat menatap hari esok dengan harapan yang cerah.
"Mereka harus melihat tidak semua guru seperti itu. Supaya mereka bisa menghadapi hari esok lebih baik," pungkasnya.
(ddt/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 00:48 WIB
Jenazah Praja IPDN Yudhi Dimakamkan Tengah Malam di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 00:04 WIB
Mahfud MD: Ada Persoalan Komitmen dan Moral dalam Pemberian Grasi
-
Jumat, 25/05/2012 23:10 WIB
Api Lahap SD di Kebon Jeruk, 25 Unit Pemadam Kebakaran Dikerahkan
-
Jumat, 25/05/2012 22:07 WIB
Jika di Posisi SBY, Mahfud MD Tak akan Berikan Grasi untuk Corby
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Jumat, 25/05/2012 12:58 WIB
Ruhut: Selamat dari Insiden Ternate, Anas Harus Berterimakasih kepada Ibas
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Jumat, 25/05/2012 11:56 WIB
Hotman Paris Anggap Menggelikan Henry Yosodiningrat Gugat Grasi Corby
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
234 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
