Tak Perlu Somasi, Bakrie Siap Polisikan Majalah Tempo
Senin, 17/11/2008 18:41 WIB
Majalah Tempo yang disoal
Jakarta
Aburizal Bakrie (Ical) geram dengan pemberitaan Majalah Tempo Edisi 17-23 November 2008 berjudul "Siapa Peduli Bakrie". Ical pun siap memolisikan Tempo.
"Secara pribadi saya mengatakan tidak perlu pakai somasi lagi. Karena mereka telah berkali-kali membuat berita fitnah, menyesatkan dan tidak sesuai dengan fakta. Langsung laporkan ke polisi saja," ujar juru bicara keluarga Bakrie kepada detikcom, Lalu Mara Satriawangsa, Senin (17/11/2008).
Menurut Lalu, untuk memberi efek jera kepada Tempo, penyelesaian di pengadilan dianggap paling efektif. "Mau revisi atau nggak tidak peduli, lebih baik diselesaikan di pengadilan saja," cetus Lalu.
Lantas langkah perusahaan apa? "Ini menurut pribadi Pak Aburizal Bakrie. Tapi lain lagi langkah perusahaan," pungkasnya.
Dalam Majalah Tempo edisi 17-23 November disebutkan, Bakrie mendapatkan perlakuan istimewa dari pemerintah terkait saham PT Bumi Resources milik Bakrie yang terus jeblok nilainya.
Laporan Utama Majalah Tempo di halaman 134 berjudul Kisruh Saham Keluarga Bakrie, Panas Digoyang Gempa Bumi.
Potongan artikel tersebut berbunyi:
"Istana diduga ikut melindungi kepentingan bisnis Bakrie dalam gonjang-ganjing saham Bumi Resources. Krisis keuangan grup bisnis itu juga dijadikan klaim untuk mengerem dana penanggulangan lumpur Lapindo. Ditekan kiri-kanan, Sri Mulyani sempat meminta mundur." (anw/nrl)
"Secara pribadi saya mengatakan tidak perlu pakai somasi lagi. Karena mereka telah berkali-kali membuat berita fitnah, menyesatkan dan tidak sesuai dengan fakta. Langsung laporkan ke polisi saja," ujar juru bicara keluarga Bakrie kepada detikcom, Lalu Mara Satriawangsa, Senin (17/11/2008).
Menurut Lalu, untuk memberi efek jera kepada Tempo, penyelesaian di pengadilan dianggap paling efektif. "Mau revisi atau nggak tidak peduli, lebih baik diselesaikan di pengadilan saja," cetus Lalu.
Lantas langkah perusahaan apa? "Ini menurut pribadi Pak Aburizal Bakrie. Tapi lain lagi langkah perusahaan," pungkasnya.
Dalam Majalah Tempo edisi 17-23 November disebutkan, Bakrie mendapatkan perlakuan istimewa dari pemerintah terkait saham PT Bumi Resources milik Bakrie yang terus jeblok nilainya.
Laporan Utama Majalah Tempo di halaman 134 berjudul Kisruh Saham Keluarga Bakrie, Panas Digoyang Gempa Bumi.
Potongan artikel tersebut berbunyi:
"Istana diduga ikut melindungi kepentingan bisnis Bakrie dalam gonjang-ganjing saham Bumi Resources. Krisis keuangan grup bisnis itu juga dijadikan klaim untuk mengerem dana penanggulangan lumpur Lapindo. Ditekan kiri-kanan, Sri Mulyani sempat meminta mundur." (anw/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
Rabu, 23/05/2012 00:14 WIB
Perusahaan Bakrie di Jambi Minta Perusakan Kamp Karyawan Diusut
-
Selasa, 22/05/2012 23:08 WIB
Kabupaten OKI Terpilih Sebagai Jaringan Kota Hijau Dunia
-
Selasa, 22/05/2012 16:09 WIB
Gara-gara Lady Gaga, Ruhut & 2 Aktivis Muslim Adu Mulut Sengit
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
678 Komentar
-
451 Komentar
-
227 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,790.000
- Rp 471.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
