detikcom

Kontroversi Gunung 'Niggerhead' di Australia

Alfian Banjaransari - detikNews
Senin, 17/11/2008 11:03 WIB
Australiago.com
Canberra Penamaan sebuah tempat atau daerah hendaknya mencerminkan budaya setempat. Bukannya malah menyinggung. Tampaknya hal itulah yang harus dipelajari oleh otoritas di Australia.

Bayangkan perasaan suku Aborigin, penduduk asli Australia, begitu mengetahui sebuah gunung di timur Australia diberi nama "Gunung Niggerhead" yang terjemahan bebasnya "Kepala negro".

Hal itu kontan memicu perdebatan serta protes keras yang tak kunjung padam. Menurut sebagian kaum Aborigin, nama tersebut sangat menyinggung.

Hal itu memaksa pemerintah negara bagian mengubah nama gunung tersebut menjadi Jaithmathangs, mengikuti nama sebuah kelompok Aborigin.

Lantas apakah masalah selesai sampai disitu? Ternyata tidak. Dhudhuroa, sebuah kelompok Aborigin yang lain mengklaim bahwa puncak gunung tersebut adalah wilayahnya. Mereka menentang rencana pemerintah untuk mengganti nama gunung tersebut menjadi Jaithmathangs. Menurut mereka nama tersebut sama ofensifnya dengan nama Niggerhead.

"Itu seperti menamai Australia dengan 'Inggris', secara linguistik dan budaya sangatlah tidak tepat," cetus Gary Murray, kepala Kelompok Gelar Adat Dhudhuroa seperti dilansir News.com.au, Senin (17/11/2008).

Murray menambahkan bahwa kelompoknya akan menggelar protes di luar gedung paerlemen Victoria ketika nama baru tersebut diberikan bulan depan. Rencananya, "Gunung Niggerhead" akan berganti nama pada tanggal 12 Desember. (ita/ita)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel