Laporan dari Malaysia
Tinjau Ulang MoU TKI, Paspor Diminta Tak Lagi Dipegang Majikan
Sabtu, 15/11/2008 09:33 WIB
Kuala Lumpur
Pemerintah Indonesia terus melakukan upaya diplomasi untuk menyelesaikan pelbagai persoalan yang menimpa para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Memorandum of understanding (MoU) yang kedua negara telah sepakati akan ditinjau ulang.
Komitmen itu tercapai setelah Menteri Sumber Daya Manusia Malaysia S Subramaniam dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) RI Erman Soeparno bertemu.
"Ada beberapa kemajuan dari beberapa pertemuan yang dilakukan. Salah satunya pemerintah Malaysia berjanji akan mereview MoU tenaga kerja," ujar Erman usai bertemu Subramaniam di Kantor Kementerian Sumber Daya Manusia Malaysia, Jumat (14/11/2008).
Erman menjelaskan, pemerintah Malaysia bersedia untuk mereview sejumlah poin krusial yang tercantum dalam MoU 2006 tentang tenaga kerja yang merujuk kepada Akta Kerja tahun 1955.
Sebab dalam akta tersebut lanjut dia, disebutkan bahwa pengaturan ketenagakerjaan di Malaysia hanya pada pekerja sektor formal seperti di perkebunan, pabrik dan kontruksi. Sedangkan sektor kerja informal seperti pembantu rumah tangga belum diatur.
Beberapa poin krusial yang dimaksud antara lain mengenai pemegang paspor, peningkatan perlindungan TKI, peningkatan standar gaji, dan akses pendidikan bagi anak-anak TKI. Mengenai permasalahan-permasalahan tersebut, Erman mengatakan, Indonesia dan Malaysia menyepakati untuk menindaklanjutinya kepada Joint Working Group.
"Kami minta supaya paspor tidak dipegang oleh majikan. Sebab selama ini paspor TKI dipegang oleh majikan. Ini rentan dengan eksploitasi," cetusnya.
Bahkan Erman mengatakan, pemerintah Malaysia berjanji bertindak tegas jika kedapatan majikan yang nakal dengan membawanya kepada pengadilan buruh.
Mengenai peningkatan standar gaji, menurutnya, Malaysia akan mengupayakan penyamaan gaji bagi TKI sesuai dengan standar gaji tenaga kerja tempatan berdasarkan sektor kerja masing-masing.
"Ada peningkatan gaji yang tidak diskriminasi dengan negara-negara lain dan perlakuan yang sama dengan tenaga kerja tempatan. Intinya adalah peningkatan kualitas pelayanan dan perlindungan terhadap TKI kita," pungkasnya. (rmd/nwk)
Komitmen itu tercapai setelah Menteri Sumber Daya Manusia Malaysia S Subramaniam dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) RI Erman Soeparno bertemu.
"Ada beberapa kemajuan dari beberapa pertemuan yang dilakukan. Salah satunya pemerintah Malaysia berjanji akan mereview MoU tenaga kerja," ujar Erman usai bertemu Subramaniam di Kantor Kementerian Sumber Daya Manusia Malaysia, Jumat (14/11/2008).
Erman menjelaskan, pemerintah Malaysia bersedia untuk mereview sejumlah poin krusial yang tercantum dalam MoU 2006 tentang tenaga kerja yang merujuk kepada Akta Kerja tahun 1955.
Sebab dalam akta tersebut lanjut dia, disebutkan bahwa pengaturan ketenagakerjaan di Malaysia hanya pada pekerja sektor formal seperti di perkebunan, pabrik dan kontruksi. Sedangkan sektor kerja informal seperti pembantu rumah tangga belum diatur.
Beberapa poin krusial yang dimaksud antara lain mengenai pemegang paspor, peningkatan perlindungan TKI, peningkatan standar gaji, dan akses pendidikan bagi anak-anak TKI. Mengenai permasalahan-permasalahan tersebut, Erman mengatakan, Indonesia dan Malaysia menyepakati untuk menindaklanjutinya kepada Joint Working Group.
"Kami minta supaya paspor tidak dipegang oleh majikan. Sebab selama ini paspor TKI dipegang oleh majikan. Ini rentan dengan eksploitasi," cetusnya.
Bahkan Erman mengatakan, pemerintah Malaysia berjanji bertindak tegas jika kedapatan majikan yang nakal dengan membawanya kepada pengadilan buruh.
Mengenai peningkatan standar gaji, menurutnya, Malaysia akan mengupayakan penyamaan gaji bagi TKI sesuai dengan standar gaji tenaga kerja tempatan berdasarkan sektor kerja masing-masing.
"Ada peningkatan gaji yang tidak diskriminasi dengan negara-negara lain dan perlakuan yang sama dengan tenaga kerja tempatan. Intinya adalah peningkatan kualitas pelayanan dan perlindungan terhadap TKI kita," pungkasnya. (rmd/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 00:48 WIB
Jenazah Praja IPDN Yudhi Dimakamkan Tengah Malam di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 00:04 WIB
Mahfud MD: Ada Persoalan Komitmen dan Moral dalam Pemberian Grasi
-
Jumat, 25/05/2012 23:10 WIB
Api Lahap SD di Kebon Jeruk, 25 Unit Pemadam Kebakaran Dikerahkan
-
Jumat, 25/05/2012 22:07 WIB
Jika di Posisi SBY, Mahfud MD Tak akan Berikan Grasi untuk Corby
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Jumat, 25/05/2012 12:58 WIB
Ruhut: Selamat dari Insiden Ternate, Anas Harus Berterimakasih kepada Ibas
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Jumat, 25/05/2012 11:56 WIB
Hotman Paris Anggap Menggelikan Henry Yosodiningrat Gugat Grasi Corby
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
234 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
