Laporan dari Berlin
Presiden Harus Lebih Berani dalam Renegosiasi Kontrak Karya
Kamis, 13/11/2008 19:13 WIB
Berlin
Pemerintah terus melakukan renegosiasi kontrak karya sumber daya alam terhadap sejumlah perusahaan asing. Keberhasilan proses ini dinilai tergantung pada figur Presiden SBY.
Hal ini disampaikan Ketua MPR Hidayat Nurwahid dalam dialog dengan masyarakat Indonesia di KBRI Berlin, Jerman, Rabu (12/11/2008) malam waktu setempat. Menurut Hidayat, figur presiden berperan penting dalam upaya memperbaiki kontrak karya yang merugikan negara.
"Harus ada keberanian lebih dari Presiden. Walaupun terlanjur ada perjanjian, tapi perusahaan asing itu bisa dibuat untuk kembali duduk bersama membahas kontrak karya," kata Hidayat.
Hidayat menilai, upaya renegosiasi kontrak karya yang kini dilakukan pemerintah sudah tepat. Namun pemerintah harus memiliki nyali yang lebih untuk menuntut apa yang menjadi hak Indonesia sebagai pemilik sumber daya alam.
Dia menilai pemerintah Presiden SBY memang mencoba mencari jalan tengah untuk menuntut hak tanpa melanggar arbitrase internasional. Namun, pilihan untuk melakukan nasionalisasi ala Presiden Hugo Chavez di Venezuela bisa dijadikan alternatif.
"Pilihan untuk nasionalisasi seperti yang dilakukan Hugo Chavez bisa menjadi alternative kalau investor jelas-jelas merugikan dan mengelabui," pungkasnya.
(fay/rdf)
Hal ini disampaikan Ketua MPR Hidayat Nurwahid dalam dialog dengan masyarakat Indonesia di KBRI Berlin, Jerman, Rabu (12/11/2008) malam waktu setempat. Menurut Hidayat, figur presiden berperan penting dalam upaya memperbaiki kontrak karya yang merugikan negara.
"Harus ada keberanian lebih dari Presiden. Walaupun terlanjur ada perjanjian, tapi perusahaan asing itu bisa dibuat untuk kembali duduk bersama membahas kontrak karya," kata Hidayat.
Hidayat menilai, upaya renegosiasi kontrak karya yang kini dilakukan pemerintah sudah tepat. Namun pemerintah harus memiliki nyali yang lebih untuk menuntut apa yang menjadi hak Indonesia sebagai pemilik sumber daya alam.
Dia menilai pemerintah Presiden SBY memang mencoba mencari jalan tengah untuk menuntut hak tanpa melanggar arbitrase internasional. Namun, pilihan untuk melakukan nasionalisasi ala Presiden Hugo Chavez di Venezuela bisa dijadikan alternatif.
"Pilihan untuk nasionalisasi seperti yang dilakukan Hugo Chavez bisa menjadi alternative kalau investor jelas-jelas merugikan dan mengelabui," pungkasnya.
(fay/rdf)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
