Buku Ibadah Haji Sesat
Polisi Periksa Sejumlah Saksi
Kamis, 13/11/2008 16:46 WIB
(foto: Alamsyah)
Lebak
Kepolisian Resort (Polres) Lebak, Banten, terus menyelidiki peredaran buku panduan haji karangan Haji Amos yang dinilai Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menyesatkan masyarakat Islam. Bahkan polisi sudah memintai keterangan sejumlah saksi terkait beredarnya buku tersebut.
Kapolres Lebak AKBP Indra Gautama saat dihubungi detikcom mengatakan sudah menerjunkan anggotanya, terutama di Kecamatan Muncang dan Sobang, tempat pertama kali buku tersebut ditemukan. Dan dari penemuan buku tersebut, pihaknya langsung memintai keterangan kepada sejumlah pejabat KUA Sobang dan orang-orang terkait.
"Jadi sejumlah saksi sudah kita mintai keterangan, dan kita terus memburu terutama orang yang langsung mengedarkan buku itu," ujar Indra di ujung telepon selulernya.
Lebih jauh Kapolres mengimbau kepada warga untuk tetap tenang dan jangan terpancing dengan beredarnya buku tersebut. Dan jika menemukan buku panduan haji karangan Haji Amos tersebut segera melaporkannya ke polsek terdekat.
"Pokoknya kita tetap akan memburu pengedar buku haji yang dinilai sesat itu. Dalam hal ini selain bekerja sama dengan masyarakat, kita selalu berkoordinasi dengan Bakor Pakem dan MUI serta Depag, agar persoalan ini tuntas," tegas Indra Gautama.
Buku tentang ibadah haji yang menyesatkan beredar di Kabupaten Lebak, Banten. Belum diketahui siapa yang mengedarkan buku tersebut.
Informasi yang dihimpun detikcom menyebutkan, buku tersebut bersampul warna hijau tanpa gambar. Pada sampul buku tertulis 'Upacara Ibadah Haji oleh Drs H Amos, Untuk Kalangan Sendiri'.
(djo/djo)
Kapolres Lebak AKBP Indra Gautama saat dihubungi detikcom mengatakan sudah menerjunkan anggotanya, terutama di Kecamatan Muncang dan Sobang, tempat pertama kali buku tersebut ditemukan. Dan dari penemuan buku tersebut, pihaknya langsung memintai keterangan kepada sejumlah pejabat KUA Sobang dan orang-orang terkait.
"Jadi sejumlah saksi sudah kita mintai keterangan, dan kita terus memburu terutama orang yang langsung mengedarkan buku itu," ujar Indra di ujung telepon selulernya.
Lebih jauh Kapolres mengimbau kepada warga untuk tetap tenang dan jangan terpancing dengan beredarnya buku tersebut. Dan jika menemukan buku panduan haji karangan Haji Amos tersebut segera melaporkannya ke polsek terdekat.
"Pokoknya kita tetap akan memburu pengedar buku haji yang dinilai sesat itu. Dalam hal ini selain bekerja sama dengan masyarakat, kita selalu berkoordinasi dengan Bakor Pakem dan MUI serta Depag, agar persoalan ini tuntas," tegas Indra Gautama.
Buku tentang ibadah haji yang menyesatkan beredar di Kabupaten Lebak, Banten. Belum diketahui siapa yang mengedarkan buku tersebut.
Informasi yang dihimpun detikcom menyebutkan, buku tersebut bersampul warna hijau tanpa gambar. Pada sampul buku tertulis 'Upacara Ibadah Haji oleh Drs H Amos, Untuk Kalangan Sendiri'.
(djo/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
Rabu, 23/05/2012 00:14 WIB
Perusahaan Bakrie di Jambi Minta Perusakan Kamp Karyawan Diusut
-
Selasa, 22/05/2012 23:08 WIB
Kabupaten OKI Terpilih Sebagai Jaringan Kota Hijau Dunia
-
Selasa, 22/05/2012 16:09 WIB
Gara-gara Lady Gaga, Ruhut & 2 Aktivis Muslim Adu Mulut Sengit
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
678 Komentar
-
451 Komentar
-
227 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,087.000
- Rp 471.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
