21 Tahun Tak Dimaafkan, Murid Bunuh Gurunya
Selasa, 11/11/2008 06:59 WIB
Seoul
Seorang lelaki mengaku pada polisi bahwa dirinya telah membunuh guru sekolahnya. Lelaki tersebut dendam karena dulu pernah dihukum akibat berbohong pada sebuah ujian, 21 tahun lalu.
Lelaki asal Korea Selatan yang diketahui bernama Kim, mengatakan kepada polisi bahwa dirinya telah berulang kali meminta maaf kepada gurunya itu sejak kejadian pada 1987, tapi permintaan maafnya selalu ditolak.
Polisi mengindentifikasi guru tersebut bernama Song (58). Song menuduh Kim berbohong kemudian memukul Kim dengan sangat keras. Kepada polisi, Kim
mengakui telah dipukul sebanyak 100 kali oleh gurunya itu.
Akhir Januari, Kim yang merupakan seorang pengangguran ini, bertanya pada
gurunya apakah telah dimaafkan. Dia menghubungi dan menemui gurunya itu di
sekolah, ujar seorang polisi, seperti dilansir CNN, Senin (10/11/2008).
Marah karena diabaikan, kepada polisi Kim mengatakan dia mengajak Song bertemu empat mata di luar rumah gurunya itu di wilayah Eunpyeong, pada Minggu malam. Saat itulah Kim membunuh Song.
Polisi menangkap Kim di sebuah rumah sakit, dimana dia pergi untuk mencari
perawatan untuk tangannya yang terluka, yang dia derita sejak penyerangan.
Aparat hukum setempat, akan memutuskan pada Senin depan (18/11/2008), apakah Kim bertanggung jawab dengan kematian gurunya itu.
(crn/rdf)
Lelaki asal Korea Selatan yang diketahui bernama Kim, mengatakan kepada polisi bahwa dirinya telah berulang kali meminta maaf kepada gurunya itu sejak kejadian pada 1987, tapi permintaan maafnya selalu ditolak.
Polisi mengindentifikasi guru tersebut bernama Song (58). Song menuduh Kim berbohong kemudian memukul Kim dengan sangat keras. Kepada polisi, Kim
mengakui telah dipukul sebanyak 100 kali oleh gurunya itu.
Akhir Januari, Kim yang merupakan seorang pengangguran ini, bertanya pada
gurunya apakah telah dimaafkan. Dia menghubungi dan menemui gurunya itu di
sekolah, ujar seorang polisi, seperti dilansir CNN, Senin (10/11/2008).
Marah karena diabaikan, kepada polisi Kim mengatakan dia mengajak Song bertemu empat mata di luar rumah gurunya itu di wilayah Eunpyeong, pada Minggu malam. Saat itulah Kim membunuh Song.
Polisi menangkap Kim di sebuah rumah sakit, dimana dia pergi untuk mencari
perawatan untuk tangannya yang terluka, yang dia derita sejak penyerangan.
Aparat hukum setempat, akan memutuskan pada Senin depan (18/11/2008), apakah Kim bertanggung jawab dengan kematian gurunya itu.
(crn/rdf)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 00:14 WIB
Perusahaan Bakrie di Jambi Minta Perusakan Kamp Karyawan Diusut
-
Selasa, 22/05/2012 23:08 WIB
Kabupaten OKI Terpilih Sebagai Jaringan Kota Hijau Dunia
-
Selasa, 22/05/2012 22:55 WIB
Menkeu Cek Soal Lolosnya 315 Kg Sabu dari Bea Cukai
-
Selasa, 22/05/2012 16:09 WIB
Gara-gara Lady Gaga, Ruhut & 2 Aktivis Muslim Adu Mulut Sengit
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
678 Komentar
-
451 Komentar
-
227 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,087.000
- Rp 471.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
