detikcom
Sabtu, 08/11/2008 16:46 WIB

Pengurus DPP KNPI Hasil Kongres Jakarta Dilantik

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) hasil kongres Jakarta dilantik. Kepengurusan yang dipimpin Ahmad Doli Kurnia itu akan menjalani masa kepemimpinan 2008-2011.

Seusai pelantikan kepengurusan baru ini langsung mengadakan rapat pleno yang pertama. "Kita akan bicarakan masalah rekonsiliasi dalam pleno nanti," kata Sekjen KNPI Pahlevi Pangerang usai pelantikan di DPP KNPI, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Sabtu (8/11/2008).

Menurut Pahlevi, sampai saat ini belum ada komunikasi dengan kubu KNPI yang melakukan kongres di Bali. "Kita belum ada kontak," ungkapnya.

Pahlevi menjelaskan pada pleno akan dilakukan konsolidasi dan juga penguatan organisasi KNPI. Pada pelantikan tersebut hadir juga Mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tanjung. Akbar adalah salah satu inisiator pembentuk KNPI.

KNPI diancam perpecahan karena ada dualisme kepemimpinan. Masing-masing kubu menggelar Kongres XII untuk mengangkat ketua umum baru menggantikan ketua umum lama, Hasanuddin Yusuf.

Kubu Hasanuddin menggelar kongres di Ancol dan berhasil memilih Ahmad Doli sebagai ketua umum KNPI yang baru. Sedangkan mereka yang menggelar kongres di Bali di bawah komando pejabat Ketua DPP KNPI Hans Havlino Silalahi. Kongres di Bali memilih Dr Aziz Syamsuddin terpilih sebagai Ketua KNPI periode 2008-2011.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nal/djo)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
62%
Kontra
38%