Detik.com News
Detik.com

Jumat, 07/11/2008 15:15 WIB

Kesurupan Massal Kembali Landa SMK Cengkareng 1

Ari Saputra - detikNews
Jakarta - Kesurupan massal kembali terjadi di SMK Cengkareng 1. Saat ini 6 orang siswi menjadi korban. Mereka berteriak histeris dengan mata nanar seperti melihat sesuatu.

Untuk menenangkan siswi yang kesurupan, para guru dibantu ulama membawa para siswi ke mushola sambil di dibacakan doa dan wajahnya diusap dengan air putih. Tapi bukan berhenti, malah sebaliknya mereka berteriak semakin histeris.

"Baru kali ini terjadi kesurupan masal sejak sekolah ini ada tahun 1994," ujar guru agama SMK Cengkareng 1 Shohib Rubama, di SMK 1 Cengkareng, Jl Bambu Larangan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (7/11/2008).

Menurut Shohib, kesurupan ini terjadi sejak 2 minggu lalu. Jumlah korban kesurupan bahkan sampai mencapai 20 orang Kamis (6/11/2008) kemarin.

Pihak sekolah lanjut Shohib sudah mendatangkan alim ulama untuk mengusir roh jahat yang ada di sekolah. "Sampai saat ini alim ulama masih mencoba menyembuhkan para siswi yang kesurupan," jelasnya.

Akibat beberapa kali terjadi kesurupan aktivitas belajar mengajar di SMK Cengkareng 1 sedikit terganggu. Para siswa memilih berhamburan keluar kelas untuk melihat temannya yang kesurupan.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(did/iy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%