detikcom
Jumat, 07/11/2008 14:00 WIB

Obama Menang, Kelompok Ku Klux Klan Ancam Perang Rasial video foto

Rita Uli Hutapea - detikNews
Wikipedia
Washington - Barack Obama berhasil mengukir sejarah dengan menjadi presiden kulit hitam pertama di AS. Sebagian tidak bisa menerima keberhasilan Obama.

Dinas Rahasia AS kabarnya telah menyelidiki sekitar 500 ancaman pembunuhan Obama. Bahkan kelompok Knights of the Ku Klux Klan menyatakan perang rasial telah dimulai.

Dalam rekaman video sebelum hasil pilpres AS 2008 diketahui, direktur nasional Knights of the Ku Klux Klan, Thomas Robb, memprediksi "akan ada serangan" jika Senator Obama memenangi pertarungan kepresidenan.

Dalam situs resmi Klan, pemimpin kelompok supremasi kulit putih itu mencetuskan, "Kita sedang dalam perang rasial," ujar Robb seperti diberitakan News.com.au, Jumat (7/11/2008).

Robb juga menyebut Obama sebagai seorang Marxist yang berniat membagi-bagikan pendapatan para pekerja keras berkulit putih.

Sepanjang sejarah AS, 4 presiden telah tewas terbunuh. Mereka adalah Abraham Lincoln, James Garfield, William McKinley dan John F. Kennedy. Sedangkan 8 presiden AS lainnya berhasil selamat dari percobaan pembunuhan.

Obama memang mendapat perlindungan ekstra ketat dari Dinas Rahasia AS. Sampai-sampai ketika menyampaikan pidato kemenangannya di Chicago, 4 November lalu, Obama dilindungi oleh layar kaca tebal anti-peluru. Perisai tersebut tidak terlihat di televisi, namun orang-orang yang berada di sebelah kiri dan kanan podium tempat Obama berpidato bisa melihatnya dengan jelas.

Bulan Agustus lalu, 2 pemuda neo-Nazi, Daniel Cowart (20) dan Paul Schlesselman (18) ditangkap karena berkonspirasi untuk membunuh Obama dan orang-orang kulit hitam lainnya di AS.

Kelompok Knights of the Ku Klux Klan merupakan bagian dari organisasi ekstrim Ku Klux Klan yang sejak lama terkenal akan kekejamannya.

Menurut Wikipedia, Ku Klux Klan berdiri pada tanggal 24 Desember 1865 dan merupakan sebuah kelompok rasialis ekstrim di AS. Kelompok ini berkeyakinan bahwa ras kulit putih adalah ras yang terbaik.

Mereka mendirikan organisasi tersebut dengan maksud untuk berjuang memberantas kaum kulit hitam dan minoritas di AS seperti Yahudi, Asia dan Katolik Roma.

Empat tahun setelah didirikan, Ku Klux Klan diumumkan pemerintah AS sebagai organisasi illegal. Meski begitu, mereka masih tetap menjalankan aksi pembunuhan terhadap warga kulit hitam. Bahkan, kelompok ini juga menyerang warga kulit putih yang dianggap sebagai pelindung kulit hitam.

Aksi Ku Klux Klan memuncak pada dasawarsa 1950 hingga 1960-an. Hingga akhirnya memunculkan kelompok perlawanan dari kalangan kulit hitam AS dan tokoh-tokoh yang menyerukan persamaan hak dan anti-rasisme, seperti Malcolm X dan Martin Luther King.

Namun demikian, hingga kini pemerintah AS dianggap belum pernah melakukan usaha serius untuk memberantas kelompok yang dikategorikan berbahaya ini.


Praktek penimbunan BBM melibatkan oknum aparat keamanan. Seperti apa modusnya? Tonton "Reportase Investigasi", Minggu, 26 Mei 2013, pukul 16.45, hanya di TRANSTV

(ita/ita)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    55%
    Kontra
    45%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000