detikcom
Minggu, 02/11/2008 04:58 WIB

Laporan dari Arab Saudi

Sambut Musim Haji, Masjidil Haram Masih Berbenah

Muhammad Nur Hayid - detikNews
Halaman Masjidil Haram (Foto: M Hayid/detikcom)
Makkah - Setiap musim haji tiba, jutaan umat Islam mendatangi baitullah (ka'bah) untuk melaksanakan perintah Allah melaksanakan Ibadah Haji bagi muslim yang mampu. Guna memberikan pelayanan yang aman dan nyaman pada tamu-tamu Allah, Pemerintah Arab Saudi terus merenovasi kawasan Masjidil Haram.

Hasil pantauan wartawan detikcom Muhammad Nur Hayid, beberapa tempat penting yang masih direnovasi adalah Mas'a (tempat melaksanakan sa'i) dan pelebaran halaman Masjidil Haram yang dulu digunakan sebagai pasar seng.

"Mas'a ditambah lagi dari 4 lantai menjadi 5 lantai. Itu dari sisi tingginya, semantara dari sisi lebarnya juga diperluas menyamping agar para jamaah lebih leluasa dan nyaman dalam beribadah," kata petugas teknis haji indonsia di areal Masjidil Haram, Haji Midun pada detikcom, Kamis (30/10/2008).

Terkait perbaikan Mas'a dan pelebaran halaman Masjidil Haram ini, hingga saat ini, sejumlah alat berat masih terlihat di sekitar Masjidil Haram. Selain itu, para pekerja juga terlihat tanpa berhenti siang-malam untuk mempercepat penyelesaian renovasi ini sebelum musim haji tiba.

"Ini pekerjaannya dikebut siang-malam mas, agar nanti pada musim haji tiba, sudah selesai," terang pria yang selalu menjadi petugas haji ini.

Akibat dari adanya renovasi ini, debu-debu terasa sering menjadi teman bagi para jamaah yang sedang melaksanakan umroh. Karena itu, Haji Midun menyarankan agar kesehatan dapat tetap terjaga. Bagi jamaah yang memiliki alergi debu, lebih baik menggunakan masker.

"Karena renovasi masih berlangsung, wajar ada debu-debu berterbangan. jadi kalau yang punya alergi, siap-siap masker saja," pungkas pria asal Madura.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(yid/asy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%