Iklan Pakai Hasyim Asy'ari, PKS Diprotes Generasi Muda NU
Rabu, 29/10/2008 15:59 WIB
Jakarta
Jasa para pahlawan nasional tentu membawa semangat heroik dan dapat menarik simpati setiap orang yang mengaguminya. Maka tidak heran jika ada partai-partai yang menggunakan tokoh atau pahlawan nasional sebagai 'pemanis' kampanye mereka.
Generasi muda NU yang tergabung dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia
(PMII), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Fatayat NU, dan GP Anshor tidak
menerima hal tersebut. Mereka pun meminta parpol jangan memanfaatkan pahlawan nasional sebagai bahan kampanye.
"Kami merasa keberatan bahwa 3 tokoh yang dipergunakan seperti Soekarno, Ahmad Dahlan, dan Hasyim Asy'ari ketokohannya digunakan untuk kepentingan partai," kata Ketua PMII Pusat Adin Jauharidin di kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (29/10/2008).
Keberatan mereka bukan tanpa alasan. Jika digunakan secara tidak patut, Adin mengatakan ketokohan pahlawan yang diangkat dapat hilang.
"Malah kemungkinan akan menghilangkan ketokohan dari figur yang diangkat," jelasnya.
Salah satu iklan kampanye yang dipermasalahkan pemuda NU adalah milik Partai Keadilan
Sejahtera (PKS). Di iklan tersebut muncul KH Hasyim Asy'ari sebagai sosok yang ditokohkan.
"Kami juga menyoroti iklan PKS yang menggunakan Kyai Hasyim Asy'ari sebagai iklan di PKS," kata Adin.
"Akan kami kirimkan (surat keberatan)," lanjutnya.
(gah/iy)
Generasi muda NU yang tergabung dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia
(PMII), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Fatayat NU, dan GP Anshor tidak
menerima hal tersebut. Mereka pun meminta parpol jangan memanfaatkan pahlawan nasional sebagai bahan kampanye.
"Kami merasa keberatan bahwa 3 tokoh yang dipergunakan seperti Soekarno, Ahmad Dahlan, dan Hasyim Asy'ari ketokohannya digunakan untuk kepentingan partai," kata Ketua PMII Pusat Adin Jauharidin di kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (29/10/2008).
Keberatan mereka bukan tanpa alasan. Jika digunakan secara tidak patut, Adin mengatakan ketokohan pahlawan yang diangkat dapat hilang.
"Malah kemungkinan akan menghilangkan ketokohan dari figur yang diangkat," jelasnya.
Salah satu iklan kampanye yang dipermasalahkan pemuda NU adalah milik Partai Keadilan
Sejahtera (PKS). Di iklan tersebut muncul KH Hasyim Asy'ari sebagai sosok yang ditokohkan.
"Kami juga menyoroti iklan PKS yang menggunakan Kyai Hasyim Asy'ari sebagai iklan di PKS," kata Adin.
"Akan kami kirimkan (surat keberatan)," lanjutnya.
(gah/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 06:05 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Telusuri Duit Hambalang di Kongres Bandung
-
Sabtu, 26/05/2012 05:45 WIB
Saling Mendahului, 2 Pembalap Liar Tewas di Kembangan Jakbar
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 04:24 WIB
Di Depan SBY, Yusril Ancam Gugat Jaksa Agung Terkait Sisminbakum
-
Sabtu, 26/05/2012 03:49 WIB
Pilkada DKI, Survei dengan Minim Responden Tidak Akurat
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 04:24 WIB
Di Depan SBY, Yusril Ancam Gugat Jaksa Agung Terkait Sisminbakum
-
Sabtu, 26/05/2012 05:45 WIB
Saling Mendahului, 2 Pembalap Liar Tewas di Kembangan Jakbar
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
