Gus Dur Tak Beri Maaf Hingga Cak Imin Jelaskan Uang Rp 14 Miliar
Minggu, 26/10/2008 14:28 WIB
Surabaya
Paman dan keponakan ini tak juga berdamai. Gus Dur menyatakan tak akan memaafkan Muhaimin Iskandar sebelum Muhaimin mempertanggungjawabkan uang sebesar Rp 14 miliar, yang sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya.
"Selama dia tidak memberikan pertanggungjawaban pada saya mengenai penggunaan uang minimal Rp 14 miliar, selama itu dia tidak akan dimaafkan," ujar Gus Dur dalam tausyiah politik di acara Halal Bihalal dan Mengaji Bersama di Gelora Pancasila, Jl Indragiri, Surabaya, Jatim, Minggu (26/10/2008). Acara ini dihadiri seribuan kader PKB yang setia pada Gus Dur.
Namun Gus Dur tak merinci Rp 14 miliar yang dia maksud.
Dia juga menyatakan, di PKB saat ini masih ada satu dua orang yang melakukan yang apa dilakukan Muhaimin. "Setelah terkumpul bukti, akan diberi sanksi," ancam eks RI-1 ini.
Untuk saat ini, lanjut Gus Dur, untuk mengembalikan PKB ke jalan yang benar, pihaknya sudah melakukan pembekuan dan penindakan pada 40 DPC dan DPW se-Indonesia.
Yang terakhir adalah DPW Jawa Barat. "Kita tindak dan kita pecat beberapa orang di dalamnya. Alhamdulillah sekarang ini DPW PKB Jabar sudah bersih," kata Gus Dur.
Gus Dur mengungkapkan seluruh tindakan PKB ke depan harus berdasarkan kejujuran dan dan keterbukaan. PKB demikian terbuka, tidak ada apa-apa di dalamnya. "Boleh mau periksa,periksalah. Kita akan membuktikan kalau kita jujur dan benar," tandasnya. (nrl/gus)
"Selama dia tidak memberikan pertanggungjawaban pada saya mengenai penggunaan uang minimal Rp 14 miliar, selama itu dia tidak akan dimaafkan," ujar Gus Dur dalam tausyiah politik di acara Halal Bihalal dan Mengaji Bersama di Gelora Pancasila, Jl Indragiri, Surabaya, Jatim, Minggu (26/10/2008). Acara ini dihadiri seribuan kader PKB yang setia pada Gus Dur.
Namun Gus Dur tak merinci Rp 14 miliar yang dia maksud.
Dia juga menyatakan, di PKB saat ini masih ada satu dua orang yang melakukan yang apa dilakukan Muhaimin. "Setelah terkumpul bukti, akan diberi sanksi," ancam eks RI-1 ini.
Untuk saat ini, lanjut Gus Dur, untuk mengembalikan PKB ke jalan yang benar, pihaknya sudah melakukan pembekuan dan penindakan pada 40 DPC dan DPW se-Indonesia.
Yang terakhir adalah DPW Jawa Barat. "Kita tindak dan kita pecat beberapa orang di dalamnya. Alhamdulillah sekarang ini DPW PKB Jabar sudah bersih," kata Gus Dur.
Gus Dur mengungkapkan seluruh tindakan PKB ke depan harus berdasarkan kejujuran dan dan keterbukaan. PKB demikian terbuka, tidak ada apa-apa di dalamnya. "Boleh mau periksa,periksalah. Kita akan membuktikan kalau kita jujur dan benar," tandasnya. (nrl/gus)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
