detikcom
Jumat, 24/10/2008 15:49 WIB

Punya Tim Sukses, Syekh Puji Jaring 21 Kandidat Istri foto

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
(foto: Triyono WS)
Semarang - Bukan pilkada atau pilpres saja yang perlu tim sukses, melainkan juga pernikahan. Syekh Puji mengaku punya tim sukses dan berhasil menjaring 21 kandidat istri.

Lelaki yang juga pemilik Ponpes Mifathul Jannah, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang ini mengatakan, tidak secara otomatis, dia menikahi 21 perempuan tersebut.

"Istilahnya ada fit and property test. Butuh seleksi dan pendekatan," katanya sambil tertawa.

Syekh Puji enggan menyebut anggota tim suksesnya. Tapi pembentukan tim itu sepengetahuan istri pertamanya, Ummi Hani.

"Yang meminta saya menikah lagi kan istri pertama. Dia tidak mau mengurusi perusahaan, sehingga meminta saya mencari istri lagi," ungkapnya.

Syekh Puji tak peduli kalau ada yang mengatakan dirinya gila. "Kalau gila, kenapa saya bisa mendirikan dan mengurusi perusahaan? Asetnya miliaran lagi" katanya dengan nada bertanya.

Menurut pengakuan Syekh Puji, saat ini ada dua kandidat istri lagi yang hampir deal. Mereka berumur 9 tahun dan 7 tahun. Namun dia merasahasikan identitas keduanya.
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(try/djo)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%
MustRead close