Operasi Yustisi Sisir Apartemen
Selasa, 21/10/2008 12:29 WIB
Jakarta
Penghuni apartemen harus siap-siap digeledah aparat Operasi Yustisi Kependudukan (OYK). OYK ini akan digelar pada Kamis 23 Oktober 2008.
Selain pemukiman padat penduduk, tempat kos, penampungan tenaga kerja, dan rumah kontrakan, apartemen juga menjadi salah satu tempat yang akan disisir Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Pemprov DKI Jakarta.
"Persiapan OYK akan dilakukan di semua wilayah kota namun sasarannya banyak, seperti apartemen," ujar Kasubdis Pengawasan dan Pengendalian Penduduk DKI Jakarta Edi Sianturi di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2008).
Menurut Edi, lokasi apartemen, tempat kos dan yang lainnya akan diserahkan di masing-masing wilayah. "Yang akan diperiksa semua baik WNA dan WNI serta bukan hanya penduduk baru," imbuh Edi.
Edi menuturkan, OYK akan bekerja sama dengan Dinas Sosial, Kejaksaan, Kepolisian, pengurus RW dan RT. Sedangkan untuk sidangnya akan dilakukan di lokasi OYK.
"Soal biaya sidangnya itu hak hakim. Biayanya masuk kas negara bukan kas daerah," terang Edi.
Berdasarkan informasi, OYK di Jakarta Timur akan digelar di RW 6 Kampung Rambutan, apartemen di Pulo Mas, Kampung Tengah, Pisangan Baru, dan Kebon Pala.
Warga yang tidak mengantongsi identitas seperti KTP, tempat tinggal tidak tetap dan tidak punya pekerjaan tetap dikategorikan sebagai penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dengan hukuman setinggi-tingginya 3 bulan penjara atau denda Rp 5 juta. (nik/nrl)
Selain pemukiman padat penduduk, tempat kos, penampungan tenaga kerja, dan rumah kontrakan, apartemen juga menjadi salah satu tempat yang akan disisir Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Pemprov DKI Jakarta.
"Persiapan OYK akan dilakukan di semua wilayah kota namun sasarannya banyak, seperti apartemen," ujar Kasubdis Pengawasan dan Pengendalian Penduduk DKI Jakarta Edi Sianturi di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2008).
Menurut Edi, lokasi apartemen, tempat kos dan yang lainnya akan diserahkan di masing-masing wilayah. "Yang akan diperiksa semua baik WNA dan WNI serta bukan hanya penduduk baru," imbuh Edi.
Edi menuturkan, OYK akan bekerja sama dengan Dinas Sosial, Kejaksaan, Kepolisian, pengurus RW dan RT. Sedangkan untuk sidangnya akan dilakukan di lokasi OYK.
"Soal biaya sidangnya itu hak hakim. Biayanya masuk kas negara bukan kas daerah," terang Edi.
Berdasarkan informasi, OYK di Jakarta Timur akan digelar di RW 6 Kampung Rambutan, apartemen di Pulo Mas, Kampung Tengah, Pisangan Baru, dan Kebon Pala.
Warga yang tidak mengantongsi identitas seperti KTP, tempat tinggal tidak tetap dan tidak punya pekerjaan tetap dikategorikan sebagai penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dengan hukuman setinggi-tingginya 3 bulan penjara atau denda Rp 5 juta. (nik/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 05:45 WIB
Saling Mendahului, 2 Pembalap Liar Tewas di Kembangan Jakbar
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 04:24 WIB
Di Depan SBY, Yusril Ancam Gugat Jaksa Agung Terkait Sisminbakum
-
Sabtu, 26/05/2012 03:49 WIB
Pilkada DKI, Survei dengan Minim Responden Tidak Akurat
-
Sabtu, 26/05/2012 02:54 WIB
Pasca Bentrok Warga dengan PTPN 2 di Deli Serdang, 1 Rumah Dibakar
-
Sabtu, 26/05/2012 04:24 WIB
Di Depan SBY, Yusril Ancam Gugat Jaksa Agung Terkait Sisminbakum
-
Sabtu, 26/05/2012 05:45 WIB
Saling Mendahului, 2 Pembalap Liar Tewas di Kembangan Jakbar
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 03:49 WIB
Pilkada DKI, Survei dengan Minim Responden Tidak Akurat
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
