Golkar dan Hanura Terpopuler
Selasa, 21/10/2008 11:32 WIB
Jakarta
Popularitas Partai Golkar menyongsong Pemilu 2009 ternyata masih menempati posisi tertinggi di antara parpol peserta Pemilu 2004 lalu, yaitu sebesar 33,9 persen. Sementara di jajaran parpol baru, Partai Hanura merupakan parpol yang paling diketahui oleh masyarakat sebesar 34,2 persen.
Demikian hasil survei IndonesianPolling Periode III yang dilakukan Lembaga Riset Informasi (LRI) pada 25 Agustus-7 September 2008. Survei dilakukan di 33 provinsi dengan melibatkan sekitar 2.400 responden.
"Popularitas Golkar masih tertinggi di antara partai politik peserta Pemilu 2004 lalu dan di urutan kedua diduduki oleh PDIP yang mendapatkan 28,1 persen," kata Presiden LRI Johan O Silalahi dalam jumpa pers di kantornya, Menara Kuningan, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2008).
Selain Golkar dan PDIP yang berada di urutan satu dan dua sebagai parpol terpopuler, di urutan berikutnya Partai Demokrat (PD) sebesar 8,9 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebesar 8,1 persen dan Partai Amanat Nasional (PAN) sebesar 6,6 persen. Sementara parpol-parpol lainnya mendapatkan 11,1 persen.
"Kenapa Golkar menempati urutan pertama parpol terpopuler, ini karena popularitas afektif, karena selama ini masyarakat tahu, termasuk kinerja. Nah di Pemilu 2009, Golkar dan PDIP akan bersaing," jelasnya.
Sedangkan di jajaran parpol baru yang resmi ikut Pemilu 2009, Partai Hanura merupakan parpol terpopuler dan diketahui masyarakat sebesar 34,2 persen. Di urutan kedua ditempati Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dengan 25,2 persen.
Urutan ketiga ditempati Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) sebesar 2,4 persen. Sedangkan untuk nama parpol baru lainnya, responden mengaku tidak tahu sebesar 27,0 persen, tidak menjawab 3,1 persen.
"Nah kalau parpol lama dan baru digabung dalam polling, Hanura dan Gerindra bisa masuk urutan 5 sampai 10 besar. Bahkan menggeser parpol lama, seperti PAN, PKB, PBB dan lainnya," ujar Johan.
Itu pun, lanjut Johan, tergantung para mesin-mesin politik parpol baru apakah bekerja atau tidak menjelang Pemilu 2009 nanti. "Jadi saya yakin kecenderungan dua parpol baru itu masuk lima atau sepuluh besar," imbuhnya.
Selain popularitas, Johan menerangkan, responden juga diminta untuk menilai kinerja parpol lama. Ternyata 53 persen responden menyatakan tidak puas atas kinerja parpol lama itu. Tapi sisi lain, hampir sebagian responden yaitu 49 persen menyatakan tidak percaya akan kehadiran parpol baru.
"Hasil polling ini juga menunjukkan adanya kekecewaan masyarakat terhadap kinerja MPR, DPR dan DPD. Masyarakat menilai kinerja semua lembaga ini buruk, khususnya saat kenaikan harga BBM," tandasnya.
(asy/asy)
Demikian hasil survei IndonesianPolling Periode III yang dilakukan Lembaga Riset Informasi (LRI) pada 25 Agustus-7 September 2008. Survei dilakukan di 33 provinsi dengan melibatkan sekitar 2.400 responden.
"Popularitas Golkar masih tertinggi di antara partai politik peserta Pemilu 2004 lalu dan di urutan kedua diduduki oleh PDIP yang mendapatkan 28,1 persen," kata Presiden LRI Johan O Silalahi dalam jumpa pers di kantornya, Menara Kuningan, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2008).
Selain Golkar dan PDIP yang berada di urutan satu dan dua sebagai parpol terpopuler, di urutan berikutnya Partai Demokrat (PD) sebesar 8,9 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebesar 8,1 persen dan Partai Amanat Nasional (PAN) sebesar 6,6 persen. Sementara parpol-parpol lainnya mendapatkan 11,1 persen.
"Kenapa Golkar menempati urutan pertama parpol terpopuler, ini karena popularitas afektif, karena selama ini masyarakat tahu, termasuk kinerja. Nah di Pemilu 2009, Golkar dan PDIP akan bersaing," jelasnya.
Sedangkan di jajaran parpol baru yang resmi ikut Pemilu 2009, Partai Hanura merupakan parpol terpopuler dan diketahui masyarakat sebesar 34,2 persen. Di urutan kedua ditempati Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dengan 25,2 persen.
Urutan ketiga ditempati Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) sebesar 2,4 persen. Sedangkan untuk nama parpol baru lainnya, responden mengaku tidak tahu sebesar 27,0 persen, tidak menjawab 3,1 persen.
"Nah kalau parpol lama dan baru digabung dalam polling, Hanura dan Gerindra bisa masuk urutan 5 sampai 10 besar. Bahkan menggeser parpol lama, seperti PAN, PKB, PBB dan lainnya," ujar Johan.
Itu pun, lanjut Johan, tergantung para mesin-mesin politik parpol baru apakah bekerja atau tidak menjelang Pemilu 2009 nanti. "Jadi saya yakin kecenderungan dua parpol baru itu masuk lima atau sepuluh besar," imbuhnya.
Selain popularitas, Johan menerangkan, responden juga diminta untuk menilai kinerja parpol lama. Ternyata 53 persen responden menyatakan tidak puas atas kinerja parpol lama itu. Tapi sisi lain, hampir sebagian responden yaitu 49 persen menyatakan tidak percaya akan kehadiran parpol baru.
"Hasil polling ini juga menunjukkan adanya kekecewaan masyarakat terhadap kinerja MPR, DPR dan DPD. Masyarakat menilai kinerja semua lembaga ini buruk, khususnya saat kenaikan harga BBM," tandasnya.
(asy/asy)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 23/02/2009 13:17 WIB
Survei LRI
Hidayat Paling Tepat Gantikan JK
-
Senin, 23/02/2009 12:38 WIB
Hasil Survei LRI
Pasangan JK-Hidayat Paling Cocok
-
Senin, 23/02/2009 11:36 WIB
Hasil Survei LRI
Rakyat Berharap SBY-JK Langgeng
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
