Resep Agar Tidak Gila Meski Kalah Pemilu
Selasa, 21/10/2008 10:37 WIB
Jakarta
Usai Pemilu 2009, diprediksi banyak calon anggota legislatif (caleg) yang gila lantaran tidak bisa menerima kekalahan. Hal ini disebabkan mereka telah mati-matian mendanai kampanyenya dengan dana yang sangat besar, dan tidak sedikit dana tersebut dari hasil pinjaman.
Bagaimana menghindari penyakit jiwa tersebut meski kalah dalam pemilu? Menurut dokter ahli jiwa dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Teddy Hidayat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para caleg agar tidak gila.
"Yang paling baik adalah mendekatkan diri pada agama. Tapi sebenarnya kita juga harus bisa menerima kekalahan dan berbesar hati," ujar Teddy kepada detikcom, Selasa (21/10/2008).
Teddy menceritakan, beberapa waktu lalu salah satu calon Bupati Ponorogo, Yuli Nursanto gila lantaran kalah dalam pemilihan Bupati Ponorogo, Jawa Timur. Hal ini disebabkan karena Yuli telah mengeluarkan dana hingga Rp 3 miliar untuk biaya kampanyenya. Celakanya, tak sedikit dari uang tersebut adalah dari hasil pinjaman.
Yang terbaru, mantan anggota DPRD Subang, Nano Hermanto mencoba bunuh diri dengan memanjat menara setinggi hampir seratus meter karena stres dan kecewa terkait pengusutan dugaan kasus korupsi Bupati Subang yang mengorbankan dirinya.
"Jadi semua harus terencana dengan baik. Jangan sampai habis-habisan utang sana utang sini dengan keyakinan akan terpilih," kata Kepala Bagian Psikiatri RSHS Bandung ini.
Menurutnya, harusnya ada pertimbangan bahwa para caleg tersebut masih punya tanggungan untuk membiayai hidup keluarganya. Sehingga mereka akan berfikir seratus kali untuk mengeluarkan biaya kampanye yang tidak sedikit tersebut. "Harusnya ada sisanya. Paling tidak untuk ngasih makan anak istri," ujarnya.
Namun demikian, lanjut Teddy, setiap manusia memang mempunyai perbedaan dalam menyikapi masalah dalam hidupnya. Sehingga dampak yang ditimbulkan akibat masalah yang dihadapinya pun bisa berbeda juga. Tingkat kerumitan masalah juga menjadi faktor pemicu masalah kejiwaan seseorang.
"Manusia akan mengalami gangguan atau tidak tergantung masalah yang dihadapi, berat atau ringan," pungkasnya. (anw/iy)
Bagaimana menghindari penyakit jiwa tersebut meski kalah dalam pemilu? Menurut dokter ahli jiwa dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Teddy Hidayat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para caleg agar tidak gila.
"Yang paling baik adalah mendekatkan diri pada agama. Tapi sebenarnya kita juga harus bisa menerima kekalahan dan berbesar hati," ujar Teddy kepada detikcom, Selasa (21/10/2008).
Teddy menceritakan, beberapa waktu lalu salah satu calon Bupati Ponorogo, Yuli Nursanto gila lantaran kalah dalam pemilihan Bupati Ponorogo, Jawa Timur. Hal ini disebabkan karena Yuli telah mengeluarkan dana hingga Rp 3 miliar untuk biaya kampanyenya. Celakanya, tak sedikit dari uang tersebut adalah dari hasil pinjaman.
Yang terbaru, mantan anggota DPRD Subang, Nano Hermanto mencoba bunuh diri dengan memanjat menara setinggi hampir seratus meter karena stres dan kecewa terkait pengusutan dugaan kasus korupsi Bupati Subang yang mengorbankan dirinya.
"Jadi semua harus terencana dengan baik. Jangan sampai habis-habisan utang sana utang sini dengan keyakinan akan terpilih," kata Kepala Bagian Psikiatri RSHS Bandung ini.
Menurutnya, harusnya ada pertimbangan bahwa para caleg tersebut masih punya tanggungan untuk membiayai hidup keluarganya. Sehingga mereka akan berfikir seratus kali untuk mengeluarkan biaya kampanye yang tidak sedikit tersebut. "Harusnya ada sisanya. Paling tidak untuk ngasih makan anak istri," ujarnya.
Namun demikian, lanjut Teddy, setiap manusia memang mempunyai perbedaan dalam menyikapi masalah dalam hidupnya. Sehingga dampak yang ditimbulkan akibat masalah yang dihadapinya pun bisa berbeda juga. Tingkat kerumitan masalah juga menjadi faktor pemicu masalah kejiwaan seseorang.
"Manusia akan mengalami gangguan atau tidak tergantung masalah yang dihadapi, berat atau ringan," pungkasnya. (anw/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 14:16 WIB
Polri Sita Jamu Pelangsing dan Asam Urat Palsu Senilai Rp 2 Miliar
-
Selasa, 22/05/2012 14:03 WIB
Laporan dari Australia
Ini Kriteria Cawapres Ical: Populer!
-
Selasa, 22/05/2012 14:01 WIB
Kemenag Surakarta: Tarik Buku Bergambar Nabi Muhammad dari Perpustakaan
-
Selasa, 22/05/2012 13:55 WIB
Sisir Ranjau Paku di Depan Istana, Abdul Rohim Kecelakaan
-
Selasa, 22/05/2012 13:54 WIB
Ketua Fraksi Hanura: Aduan Kasus Asusila Itu Fitnah!
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Selasa, 22/05/2012 13:20 WIB
Ayah Pramugari Korban Sukhoi Bayangkan Jasad Anaknya Utuh
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 12:45 WIB
Belum Lihat Jasad Anaknya, Ibu Pramugari Sky Menangis
-
672 Komentar
-
442 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,790.000
- Rp 471.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
