Sistem Suara Terbanyak Bisa Picu Caleg Partai Golkar Bunuh Diri
Selasa, 21/10/2008 08:47 WIB
Jakarta
Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla menyebut sistem suara terbanyak yang diprakarsainya merupakan revolusi di partai berlambang beringin ini, tetapi bagi DPD I DIY, sistem ini bisa memicu caleg Partai Golkar untuk bunuh diri.
"Lihat saja, sistem ini akan membuat caleg Golkar banyak yang stroke dan bunuh diri," tutur Sekretaris DPD I Golkar DIY, John Keban, ketika berbincang dengan detikcom via telepon, Selasa (21/10/2008).
Menurut John, hal ini tak lepas dari kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang memilih duduk tenang, sementara caleg harus banting tulang mengerahkan segenap dana dan kemampuannya untuk menarik pemilih.
"Caleg akan habis-habisan, karena sistem suara terbanyak. Persoalannya adalah tidak semua caleg Golkar mempunya dana cukup. Utamanya caleg yang betul-betul merangkak dari bawah yaitu kader sejati," terang John.
Lebih lanjut John menerangkan bahwa caleg yang punya dana pas-pasan akan menjual tanah dan barang-barangnya untuk membiayai dana kampanye. Ketika mereka nantinya tidak menang, caleg-caleg yang habis-habisan ini bisa stroke, bahkan nekad bunuh diri.
Selain itu, menurut John, sistem suara terbanyak juga berpengaruh pada kesetiaan pemilih pada partai. "Pemilih akan setia pada person, bukan pada partai. Basis partai nantinya tidak akan kuat, tapi yang kuat person," tuturnya.
(gun/nrl)
"Lihat saja, sistem ini akan membuat caleg Golkar banyak yang stroke dan bunuh diri," tutur Sekretaris DPD I Golkar DIY, John Keban, ketika berbincang dengan detikcom via telepon, Selasa (21/10/2008).
Menurut John, hal ini tak lepas dari kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang memilih duduk tenang, sementara caleg harus banting tulang mengerahkan segenap dana dan kemampuannya untuk menarik pemilih.
"Caleg akan habis-habisan, karena sistem suara terbanyak. Persoalannya adalah tidak semua caleg Golkar mempunya dana cukup. Utamanya caleg yang betul-betul merangkak dari bawah yaitu kader sejati," terang John.
Lebih lanjut John menerangkan bahwa caleg yang punya dana pas-pasan akan menjual tanah dan barang-barangnya untuk membiayai dana kampanye. Ketika mereka nantinya tidak menang, caleg-caleg yang habis-habisan ini bisa stroke, bahkan nekad bunuh diri.
Selain itu, menurut John, sistem suara terbanyak juga berpengaruh pada kesetiaan pemilih pada partai. "Pemilih akan setia pada person, bukan pada partai. Basis partai nantinya tidak akan kuat, tapi yang kuat person," tuturnya.
(gun/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 05:45 WIB
Saling Mendahului, 2 Pembalap Liar Tewas di Kembangan Jakbar
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 04:24 WIB
Di Depan SBY, Yusril Ancam Gugat Jaksa Agung Terkait Sisminbakum
-
Sabtu, 26/05/2012 03:49 WIB
Pilkada DKI, Survei dengan Minim Responden Tidak Akurat
-
Sabtu, 26/05/2012 02:54 WIB
Pasca Bentrok Warga dengan PTPN 2 di Deli Serdang, 1 Rumah Dibakar
-
Sabtu, 26/05/2012 04:24 WIB
Di Depan SBY, Yusril Ancam Gugat Jaksa Agung Terkait Sisminbakum
-
Sabtu, 26/05/2012 05:45 WIB
Saling Mendahului, 2 Pembalap Liar Tewas di Kembangan Jakbar
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 03:49 WIB
Pilkada DKI, Survei dengan Minim Responden Tidak Akurat
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
