Ketua Pansus RUU Susduk: Pimpinan DPR Sekarang Suka-suka
Senin, 20/10/2008 14:14 WIB
Jakarta
Seolah menyinggung Ketua DPR Agung Laksono, Ketua Pansus RUU Susduk Ganjar Pranowo mengaku pimpinan DPR saat ini suka-suka alias asal ngomong. Mereka masih jauh dengan fungsi pimpinan DPR sebagai speaker of the house.
"Sekarang kan suka-suka. Masih jauh sebagai fungsi speaker of the house. Jadi tidak boleh suka-suka berkomentar," ujar Ketua Pansus RUU Susunan dan Kedudukan (Susduk) Ganjar Pranowo usai rapat dengan anggota Pansus RUU Susduk di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/10/2008).
Pimpinan DPR yang suka-suka berkomentar ini, menurut Ganjar, akibat belum ada aturan serta fungsi pimpinan DPR belum dijalankan dengan maksimal. "Fungsi pimpinan yang sekarang tidak berjalan semestinya. Masih jauh," cetusnya.
Menurut politisi PDIP ini, semestinya, pimpinan DPR cukup bicara pada level politik. Sementara Sekjen cukup supporting pimpinan saja. "Jadi fungsinya nantinya, kalau dia ngomong ya sebagai speaker of the house. Harus tahu risalah rapat setiap harinya. Tanpa itu maka ia berpendapat secara pribadi," papar pria berperawakan tinggi ini.
Ganjar menambahkan, dalam pemilihan pimpinan DPR nanti hendaknya tidak dipilih secara langsung. Hal ini penting agar tidak terjadi politik dagang sapi.
"Jadi akan memberikan penghargaan pada partai pemenang pemilu atau suara terbanyak untuk menduduki pimpinan. Tapi juga nanti ada kualifikasi tertentu. Partai dengan suara terbanyak tidak hanya mencalonkan satu nominasi dari partainya, tapi beberapa nominasi," jelasnya. (anw/nrl)
"Sekarang kan suka-suka. Masih jauh sebagai fungsi speaker of the house. Jadi tidak boleh suka-suka berkomentar," ujar Ketua Pansus RUU Susunan dan Kedudukan (Susduk) Ganjar Pranowo usai rapat dengan anggota Pansus RUU Susduk di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/10/2008).
Pimpinan DPR yang suka-suka berkomentar ini, menurut Ganjar, akibat belum ada aturan serta fungsi pimpinan DPR belum dijalankan dengan maksimal. "Fungsi pimpinan yang sekarang tidak berjalan semestinya. Masih jauh," cetusnya.
Menurut politisi PDIP ini, semestinya, pimpinan DPR cukup bicara pada level politik. Sementara Sekjen cukup supporting pimpinan saja. "Jadi fungsinya nantinya, kalau dia ngomong ya sebagai speaker of the house. Harus tahu risalah rapat setiap harinya. Tanpa itu maka ia berpendapat secara pribadi," papar pria berperawakan tinggi ini.
Ganjar menambahkan, dalam pemilihan pimpinan DPR nanti hendaknya tidak dipilih secara langsung. Hal ini penting agar tidak terjadi politik dagang sapi.
"Jadi akan memberikan penghargaan pada partai pemenang pemilu atau suara terbanyak untuk menduduki pimpinan. Tapi juga nanti ada kualifikasi tertentu. Partai dengan suara terbanyak tidak hanya mencalonkan satu nominasi dari partainya, tapi beberapa nominasi," jelasnya. (anw/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
