Sampah Kapal Singapura Ditahan di Pelabuhan Tanjung Priok
Jumat, 17/10/2008 17:55 WIB
Jakarta
Bea Cukai Tanjung Priok kembali mengamankan dua kapal ilegal asal Singapura. Kali ini, salah satu kapal yang disita yaitu jenis kapal feri yang akan dijual sebagai potongan besi tua di Pelabuhan Kalibaru, Jakarta Utara.
"Kami lakukan patroli selama dua hari. Ada informasi transaksi besi bekas yang ilegal. Saat kami amankan, 9 ABK turut kami tahan," kata Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tanjung Priok Heru Sulastyono saat dihubungi wartawan, Jumat (17/10/2008).
Dua kapal yang disita itu adalah dari jenis kapal feri dan kapal tugboat Sumber Power X 11. Kapal feri bernama New Orleans tersebut berbendera Panama buatan Amerika produksi tahun 1985. Tonase kapal mencapai 90 ton, panjang 65 meter dan lebar 12 meter.
"Mereka langsung kami tahan tanpa perlawanan,"ujarnya.
Kapal tugboat menarik kapal feri tersebut melalui Jurong (negara bagian Malaysia) melintasi Selat Durian, Tanjung Balam, Pangkal Pinang, Batam, Tanjung Priok lalu ke Pelabuhan Kalibaru. Kesalahan para pelaku adalah tidak mampu menunjukkan kelengkapan dokumen kapal serta surat perizinan lintas negara. Mereka hanya berdalih kalau kapal ini adalah rongsokan dan akan dijual sebagai besi bekas di Jakarta.
Heru menjelaskan,walaupun dikategorikan kapal bekas namun semua barang yang masuk ke Indonesia harus tetap dilengkapi dokumen kepabeanan tanpa terkecuali.
"Contoh barang bekas yang masuk ke Indonesia diantaranya kendaraan bermotor, pakaian, alat elektronik bahkan kondom bekas pun menjadi komoditas impor yang potensial," tangkas Heru.
Kapal penumpang seharga Rp 4 miliar tersebut akan dijual di tempat penampungan besi bekas di Pelabuhan Kalibaru. Kapal akan dipotong dengan mesin las lalu dijual kembali dalam bentuk lembaran. Lokasi pelabuhan itu sendiri memang dikenal sebagai lokasi pengumpulan besi yang dikelola oleh para pengusaha asal Madura.
Para pelaku akan dijerat pasal 102 tentang penyelundupan dengan pidana penjara 10 tahun dan denda hingga Rp5 Miliar. "Masih kami selidiki. Juga kemungkinan orang Singapura yang menjual kapal ini ke para pelaku," jelasnya.
(Ari/iy)
"Kami lakukan patroli selama dua hari. Ada informasi transaksi besi bekas yang ilegal. Saat kami amankan, 9 ABK turut kami tahan," kata Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tanjung Priok Heru Sulastyono saat dihubungi wartawan, Jumat (17/10/2008).
Dua kapal yang disita itu adalah dari jenis kapal feri dan kapal tugboat Sumber Power X 11. Kapal feri bernama New Orleans tersebut berbendera Panama buatan Amerika produksi tahun 1985. Tonase kapal mencapai 90 ton, panjang 65 meter dan lebar 12 meter.
"Mereka langsung kami tahan tanpa perlawanan,"ujarnya.
Kapal tugboat menarik kapal feri tersebut melalui Jurong (negara bagian Malaysia) melintasi Selat Durian, Tanjung Balam, Pangkal Pinang, Batam, Tanjung Priok lalu ke Pelabuhan Kalibaru. Kesalahan para pelaku adalah tidak mampu menunjukkan kelengkapan dokumen kapal serta surat perizinan lintas negara. Mereka hanya berdalih kalau kapal ini adalah rongsokan dan akan dijual sebagai besi bekas di Jakarta.
Heru menjelaskan,walaupun dikategorikan kapal bekas namun semua barang yang masuk ke Indonesia harus tetap dilengkapi dokumen kepabeanan tanpa terkecuali.
"Contoh barang bekas yang masuk ke Indonesia diantaranya kendaraan bermotor, pakaian, alat elektronik bahkan kondom bekas pun menjadi komoditas impor yang potensial," tangkas Heru.
Kapal penumpang seharga Rp 4 miliar tersebut akan dijual di tempat penampungan besi bekas di Pelabuhan Kalibaru. Kapal akan dipotong dengan mesin las lalu dijual kembali dalam bentuk lembaran. Lokasi pelabuhan itu sendiri memang dikenal sebagai lokasi pengumpulan besi yang dikelola oleh para pengusaha asal Madura.
Para pelaku akan dijerat pasal 102 tentang penyelundupan dengan pidana penjara 10 tahun dan denda hingga Rp5 Miliar. "Masih kami selidiki. Juga kemungkinan orang Singapura yang menjual kapal ini ke para pelaku," jelasnya.
(Ari/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 14:01 WIB
Kemenag Surakarta: Tarik Buku Bergambar Nabi Muhammad dari Perpustakaan
-
Selasa, 22/05/2012 13:55 WIB
Sisir Ranjau Paku di Depan Istana, Abdul Rohim Kecelakaan
-
Selasa, 22/05/2012 13:54 WIB
Ketua Fraksi Hanura: Aduan Kasus Asusila Itu Fitnah!
-
Selasa, 22/05/2012 13:33 WIB
Anggota Fraksi Hanura Tak Tahu Soal Dugaan Asusila Ketua Fraksinya
-
Selasa, 22/05/2012 13:29 WIB
Isu Ani Jadi Capres PD, Marzuki: Masih Terlalu Jauh Bicara Capres
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Selasa, 22/05/2012 13:20 WIB
Ayah Pramugari Korban Sukhoi Bayangkan Jasad Anaknya Utuh
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 12:45 WIB
Belum Lihat Jasad Anaknya, Ibu Pramugari Sky Menangis
-
672 Komentar
-
442 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,087.000
- Rp 471.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
