FPDIP Sesalkan Pengunduran Jimly dari MK
Selasa, 07/10/2008 04:35 WIB
(Foto: Dok. detikcom)
Jakarta
Jimly Asshiddiqie akan mengundurkan diri Mahkamah Konstitusi. Mulai Desember 2008 nanti Jimly tidak akan lagi menjabat sebagai hakim konstitusi MK. Hal ini disesalkan oleh Fraksi PDIP.
"Saya sangat menyesalkan pengunduran Jimly," kata Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo kepada detikcom, Senin (6/10/2008).
Menurut Tjahjo, pemikiran Jimly saat ini masih sangat diperlukan untuk menjaga konstitusi. Terlebih lagi Komisi III sudah merasa cocok dengan pemikiran Jimly.
Dalam pemilihan Ketua MK lalu yang akhirnya memenangkan Mahfud MD, diakui Tjahjo, Komisi III telah bekerja keras supaya Jimly bisa ikut kembali dalam pertarungan.
"Proses pemilihannya sampai diundur agar bisa menampung kembali Pak Jimly," jelasnya.
Tjahjo menduga alasan pengunduran diri ini karena Jimly tidak terpilih kembali sebagai Ketua MK. Menurut Tjahjo, mungkin saja Jimly merasa sungkan dengan ketua yang baru. Namun jika dugaan ini benar, Tjahjo menyayangkan hal itu.
"Saya kira pikiran itu kurang tepat sebagai negarawan," ujarnya.
Dengan mundurnya Jimly, DPR harus segera mulai melakukan pemilihan guna menentukan hakim konstitusi yang baru. Dijelaskan Tjahjo, hal ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
"Butuh proses yang lama karena harus ada pendaftaran dan fit and proper test," kata Tjahjo.
Menurut Tjahjo, hari Selasa (7/10/2008) Jimly akan menghadap pimpinan DPR untuk memberitahukan pengunduran dirinya.
"Besok Pak Jimly mau menghadap Ketua DPR untuk pengajuan surat," pungkasnya.
(mok/sho)
"Saya sangat menyesalkan pengunduran Jimly," kata Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo kepada detikcom, Senin (6/10/2008).
Menurut Tjahjo, pemikiran Jimly saat ini masih sangat diperlukan untuk menjaga konstitusi. Terlebih lagi Komisi III sudah merasa cocok dengan pemikiran Jimly.
Dalam pemilihan Ketua MK lalu yang akhirnya memenangkan Mahfud MD, diakui Tjahjo, Komisi III telah bekerja keras supaya Jimly bisa ikut kembali dalam pertarungan.
"Proses pemilihannya sampai diundur agar bisa menampung kembali Pak Jimly," jelasnya.
Tjahjo menduga alasan pengunduran diri ini karena Jimly tidak terpilih kembali sebagai Ketua MK. Menurut Tjahjo, mungkin saja Jimly merasa sungkan dengan ketua yang baru. Namun jika dugaan ini benar, Tjahjo menyayangkan hal itu.
"Saya kira pikiran itu kurang tepat sebagai negarawan," ujarnya.
Dengan mundurnya Jimly, DPR harus segera mulai melakukan pemilihan guna menentukan hakim konstitusi yang baru. Dijelaskan Tjahjo, hal ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
"Butuh proses yang lama karena harus ada pendaftaran dan fit and proper test," kata Tjahjo.
Menurut Tjahjo, hari Selasa (7/10/2008) Jimly akan menghadap pimpinan DPR untuk memberitahukan pengunduran dirinya.
"Besok Pak Jimly mau menghadap Ketua DPR untuk pengajuan surat," pungkasnya.
(mok/sho)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 13:54 WIB
Ketua Fraksi Hanura: Aduan Kasus Asusila Itu Fitnah!
-
Selasa, 22/05/2012 13:33 WIB
Anggota Fraksi Hanura Tak Tahu Soal Dugaan Asusila Ketua Fraksinya
-
Selasa, 22/05/2012 13:29 WIB
Isu Ani Jadi Capres PD, Marzuki: Masih Terlalu Jauh Bicara Capres
-
Selasa, 22/05/2012 13:27 WIB
3 WN Rusia Lihat 8 Jenazah Awak Sukhoi di RS Polri
-
Selasa, 22/05/2012 13:24 WIB
Keluarga Masih Bisa Kenali Wajah DN Yusuf
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 13:20 WIB
Ayah Pramugari Korban Sukhoi Bayangkan Jasad Anaknya Utuh
-
Selasa, 22/05/2012 12:48 WIB
Badai Kerispatih: Papa dalam Keadaan Baik
-
672 Komentar
-
447 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,087.000
- Rp 2,790.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
