Dugaan Suap Komisi IV
Jacobus Mayongpadang:Saya Tidak Terima Uang
Rabu, 24/09/2008 14:59 WIB
Foto Gedung DPR
Jakarta
Nama Jacobus Mayongpadang tercantum sebagai salah satu anggota Komisi IV DPR. Sebanyak 50 anggota Komisi IV ini menurut penyidik KPK menerima suap terkait alih fungsi hutan. Jacobus membantah menerima uang. Ia tidak tahu menahu kasus itu karena baru bergabung.
"Saya tak terima uang itu," kata Jacobus MayongPandang kepada detikcom per telepon, Rabu (24/9/2008)
Politisisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengaku tidak mengetahui dana suap yang diduga diterima Komisi IV. Ia beralasan baru memasuki Komisi IV saat proyek itu sudah setengah berjalan.
"Saya tidak tahu hal itu karena saya baru memasuki Komisi IV. Saat saya masuk ke Komisi IV proyek itu sedang berjalan," katanya.
Pria yang berasal dari Dapil II Sulewesi Selatan ini juga tidak mengetahui adanya Tim Gegana yang merupakan tim lobi dari Komisi IV. Ia menambahkan yang ada hanya tim Panja (Panitia Kerja) yang tugasnya hanya bekerja bukan melobi
"Yang saya ketahui tidak ada Tim Gegana di Komisi IV, yang ada adalah Tim Panja (Panitia Kerja)," kata Jacobus.
Sebelumnya dalam sidang kasus Al Amin Nasution, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sagita Haryadin menyatakan, sebanyak 50 anggota Komisi IV menerima uang terkait alih fungsi hutan Tanjung Api-api. Fraksi PKS di Komisi IV membenarkan menerima uang tersebut, tapi uang sudah dikembalikan ke KPK sebelum 30 hari. Uang dikembalikan pada 2006, jauh sebelum Al Amin Nasution, anggota komisi ini tertangkap.
(ron/iy)
"Saya tak terima uang itu," kata Jacobus MayongPandang kepada detikcom per telepon, Rabu (24/9/2008)
Politisisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengaku tidak mengetahui dana suap yang diduga diterima Komisi IV. Ia beralasan baru memasuki Komisi IV saat proyek itu sudah setengah berjalan.
"Saya tidak tahu hal itu karena saya baru memasuki Komisi IV. Saat saya masuk ke Komisi IV proyek itu sedang berjalan," katanya.
Pria yang berasal dari Dapil II Sulewesi Selatan ini juga tidak mengetahui adanya Tim Gegana yang merupakan tim lobi dari Komisi IV. Ia menambahkan yang ada hanya tim Panja (Panitia Kerja) yang tugasnya hanya bekerja bukan melobi
"Yang saya ketahui tidak ada Tim Gegana di Komisi IV, yang ada adalah Tim Panja (Panitia Kerja)," kata Jacobus.
Sebelumnya dalam sidang kasus Al Amin Nasution, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sagita Haryadin menyatakan, sebanyak 50 anggota Komisi IV menerima uang terkait alih fungsi hutan Tanjung Api-api. Fraksi PKS di Komisi IV membenarkan menerima uang tersebut, tapi uang sudah dikembalikan ke KPK sebelum 30 hari. Uang dikembalikan pada 2006, jauh sebelum Al Amin Nasution, anggota komisi ini tertangkap.
(ron/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 13:29 WIB
Isu Ani Jadi Capres PD, Marzuki: Masih Terlalu Jauh Bicara Capres
-
Selasa, 22/05/2012 13:27 WIB
3 WN Rusia Lihat 8 Jenazah Awak Sukhoi di RS Polri
-
Selasa, 22/05/2012 13:24 WIB
Keluarga Masih Bisa Kenali Wajah DN Yusuf
-
Selasa, 22/05/2012 13:23 WIB
Ada Gambar Nabi Muhammad di Buku Cerita Bantuan Kemenag
-
Selasa, 22/05/2012 13:20 WIB
Ayah Pramugari Korban Sukhoi Bayangkan Jasad Anaknya Utuh
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 12:48 WIB
Badai Kerispatih: Papa dalam Keadaan Baik
-
Selasa, 22/05/2012 12:45 WIB
Belum Lihat Jasad Anaknya, Ibu Pramugari Sky Menangis
-
672 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,790.000
- Rp 6,087.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
