Horeee, Korupsi di Indonesia Turun!
Selasa, 23/09/2008 23:05 WIB
Jakarta
Hasil survei Indeks Persepsi Korupsi (IPK) yang dikeluarkan Transparency International (TI) Indonesia cukup menggembirakan. Indonesia yang selama ini dianggap korup, mampu memperbaiki posisinya. Tahun ini, Indonesia memiliki IPK sebesar 2,6 atau naik dari IPK tahun lalu yang sebesar 2,3.
"Dilihat dari negara-negara ASEAN lainnya, Indonesia adalah negara yang kenaikannya paling besar. Kenaikan ini sangat signifikan karena pada saat yang bersamaan negara-negara yang berada dalam top list (IPK nya tinggi) korupsi dipersepsikan para ahli meningkat," ujar ketua TI Rizal di kantor TI di Jalan Senayan Bawah 17 Jakarta, Selasa (23/9/2008).
Malik mengungkapkan bahwa kenaikan IPK Indonesia amat signifikan. Ia menjelaskan di dunia korupsi terus meningkat.
"In general, dunia tahun ini lebih korup dari tahun lalu." jelasnya.
Acara ini dihadiri oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X
dan advokat Todung Mulya Lubis dan Ketua KPK Antasari Azhar.
Pria berkumis ini mewanti-wanti semua pihak agar tak lekas larut dalam kegembiraan. "IPK tidak identik dengan kinerja lembaga hukum. Tapi kita juga perlu mengapresiasi kenaikan ini."
Meski demikian Todung Mulya Lubis yang juga bertindak sebagai anggota Dewan
Pakar TI mengungkapkan penghargaannya terhadap kinerja KPK. Todung menilai IPK yang meningkat tak lepas dari sepak terjang KPK menangkapi koruptor.
"Kenaikan ini disebabkan oleh tindakan KPK yang menangkap sejumlah pejabat, baik yang di pusat maupun daerah. Selain gebrakan KPK, upaya pemerintah membenahi pelayanan publik juga menjadi catatan tambahan," ujarnya.
Tahun ini, IPK Indonesia berada di peringkat 126 dari 180 negara. Negara dengan IPK tertinggi adalah Denmark dengan nilai IPK 9,3 sementara negara dengan IPK terendah adalah Somalia dengan 1,0. (alf/rdf)
"Dilihat dari negara-negara ASEAN lainnya, Indonesia adalah negara yang kenaikannya paling besar. Kenaikan ini sangat signifikan karena pada saat yang bersamaan negara-negara yang berada dalam top list (IPK nya tinggi) korupsi dipersepsikan para ahli meningkat," ujar ketua TI Rizal di kantor TI di Jalan Senayan Bawah 17 Jakarta, Selasa (23/9/2008).
Malik mengungkapkan bahwa kenaikan IPK Indonesia amat signifikan. Ia menjelaskan di dunia korupsi terus meningkat.
"In general, dunia tahun ini lebih korup dari tahun lalu." jelasnya.
Acara ini dihadiri oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X
dan advokat Todung Mulya Lubis dan Ketua KPK Antasari Azhar.
Pria berkumis ini mewanti-wanti semua pihak agar tak lekas larut dalam kegembiraan. "IPK tidak identik dengan kinerja lembaga hukum. Tapi kita juga perlu mengapresiasi kenaikan ini."
Meski demikian Todung Mulya Lubis yang juga bertindak sebagai anggota Dewan
Pakar TI mengungkapkan penghargaannya terhadap kinerja KPK. Todung menilai IPK yang meningkat tak lepas dari sepak terjang KPK menangkapi koruptor.
"Kenaikan ini disebabkan oleh tindakan KPK yang menangkap sejumlah pejabat, baik yang di pusat maupun daerah. Selain gebrakan KPK, upaya pemerintah membenahi pelayanan publik juga menjadi catatan tambahan," ujarnya.
Tahun ini, IPK Indonesia berada di peringkat 126 dari 180 negara. Negara dengan IPK tertinggi adalah Denmark dengan nilai IPK 9,3 sementara negara dengan IPK terendah adalah Somalia dengan 1,0. (alf/rdf)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 13:29 WIB
Isu Ani Jadi Capres PD, Marzuki: Masih Terlalu Jauh Bicara Capres
-
Selasa, 22/05/2012 13:27 WIB
3 WN Rusia Lihat 8 Jenazah Awak Sukhoi di RS Polri
-
Selasa, 22/05/2012 13:24 WIB
Keluarga Masih Bisa Kenali Wajah DN Yusuf
-
Selasa, 22/05/2012 13:23 WIB
Ada Gambar Nabi Muhammad di Buku Cerita Bantuan Kemenag
-
Selasa, 22/05/2012 13:20 WIB
Ayah Pramugari Korban Sukhoi Bayangkan Jasad Anaknya Utuh
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 12:48 WIB
Badai Kerispatih: Papa dalam Keadaan Baik
-
Selasa, 22/05/2012 12:45 WIB
Belum Lihat Jasad Anaknya, Ibu Pramugari Sky Menangis
-
672 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,087.000
- Rp 471.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
