Jelang Lebaran, Penjaja Uang Pecahan di Lebak Bulus Marak
Sabtu, 20/09/2008 18:40 WIB
Jakarta
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, para penjual uang pecahan mulai beraksi di sekitar Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Jumlahnya mencapai puluhan orang. Jumlah tersebut akan terus bertambah hingga seratusan orang menjelang detik-detik Idul Fitri tiba.
Mereka tampak mondar-mandir sambil membawa tas yang berisi uang ribuan, lima ribuan hingga sepuluh ribuan. "Ada tiga macam, seribu, lima ribu dan sepuluh ribu," ujar Ita Sianipar.
Perempuan 30 tahun warga Medan itu bercerita kepada detikcom di kompleks Terminal Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (20/9/2008).
Warga Pondok Cabe itu mengaku, dengan menjual uang pecahan tersebut, rata-rata perhari dia bisa mengantongi untung tidak kurang dari seratus ribu rupiah. " Kalau laku sejuta cuma untung Rp 30 ribu. Jadi kalau saya laku empat juta rata-rata perhari ya kalikan saja sendiri," kata Ita.
Uang pecahan tersebut, didapatkan Ika dari seorang bandar yang menurutnya kenal dekat dengan orang Bank Indonesia (BI). "Ada bandarnya sendiri. Dia punya kenalan orang BI. Duitnya dari sana semua. Makanya duitnya baru semua nih," ujar Ita sambil menunjukkan segepok uang baru lima ribuan.
Ita yang mengaku menjual uang pecahan tersebut mulai dari pukul 10.00 WIB hingga 18.00 WIB tidak merasa takut uang yang dijajakannya dirampok orang. Ia berujar, bandarnya sudah berkoordinasi dengan polisi.
Penjual lain, Raeki (24) yang juga dari Medan mengaku hari ini dagangan uangnya belum laku. Padahal, per Rp 100 ribu dijualnya dengan Rp 107 ribu. Harga ini lebih murah dibanding teman-temannya yang menjual dengan harga Rp 110 ribu per Rp 100 ribu.
"Kemarin laku Rp 2 juta. Sekarang belum laku sama sekali," ujarnya kesal. (anw/ken)
Mereka tampak mondar-mandir sambil membawa tas yang berisi uang ribuan, lima ribuan hingga sepuluh ribuan. "Ada tiga macam, seribu, lima ribu dan sepuluh ribu," ujar Ita Sianipar.
Perempuan 30 tahun warga Medan itu bercerita kepada detikcom di kompleks Terminal Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (20/9/2008).
Warga Pondok Cabe itu mengaku, dengan menjual uang pecahan tersebut, rata-rata perhari dia bisa mengantongi untung tidak kurang dari seratus ribu rupiah. " Kalau laku sejuta cuma untung Rp 30 ribu. Jadi kalau saya laku empat juta rata-rata perhari ya kalikan saja sendiri," kata Ita.
Uang pecahan tersebut, didapatkan Ika dari seorang bandar yang menurutnya kenal dekat dengan orang Bank Indonesia (BI). "Ada bandarnya sendiri. Dia punya kenalan orang BI. Duitnya dari sana semua. Makanya duitnya baru semua nih," ujar Ita sambil menunjukkan segepok uang baru lima ribuan.
Ita yang mengaku menjual uang pecahan tersebut mulai dari pukul 10.00 WIB hingga 18.00 WIB tidak merasa takut uang yang dijajakannya dirampok orang. Ia berujar, bandarnya sudah berkoordinasi dengan polisi.
Penjual lain, Raeki (24) yang juga dari Medan mengaku hari ini dagangan uangnya belum laku. Padahal, per Rp 100 ribu dijualnya dengan Rp 107 ribu. Harga ini lebih murah dibanding teman-temannya yang menjual dengan harga Rp 110 ribu per Rp 100 ribu.
"Kemarin laku Rp 2 juta. Sekarang belum laku sama sekali," ujarnya kesal. (anw/ken)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
