Sabtu, 20/09/2008 17:31 WIB

1 WNI Selamat dari Insiden China Airlines foto

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jakarta - Data Departemen Kesehatan (Depkes) menunjukkan seluruh pesawat China Airlines yang mengalami turbulensi di atas Sulawesi Utara berkewarganegaraan China. Namun ternyata, dokter RSUD Sanglah Denpasar mengatakan ada 1 warga negera Indonesia (WNI) yang menjadi penumpang dan selamat.

"Tercatat 1 orang penumpang dari Indonesia. Dari Jawa, saya tidak tahu namanya. Dia sudah dipulangkan dan selamat," kata dokter RSUP Sanglah, Kuning Atmajaya, kepada detikcom, Sabtu (20/9/2008). Namun menurut informasi yang beredar, penumpang warga negara Indonesia itu bernama Dwi Hartati.

Menurut Kuning, ada 13 orang penumpang menjadi korban. Sebanyak 8 orang penumpang dilarikan ke RSUP Sanglah dan 5 penumpang lainnya menjalani rawat jalan dan diperbolehkan pulang.

"8 Orang yang luka mengalami antara lain patah tulang di tangan, kaki. Sedangkan yang rawat jalan cuma lecet-lecet saja dan boleh pulang ke rumah," kata Kuning.

Kepala Pusat Pengendalian Krisis Departemen Kesehatan Rustam S Pakaya sebelumnya menyebutkan pesawat dengan nomor penerbangan CI 687 itu berpenumpang 400 orang. Seluruh penumpangnya berasal dari warga negara China.

Pesawat China Airlines ini mengalami turbulensi saat terbang di atas Sulawesi Utara. Pesawat rute Taipei-Bali ini akhirnya mendarat mulus di Bandara Ngurah Rai pukul 14.09 Wita. (aan/asy)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    66%
    Kontra
    34%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel