Korban Banjir di Riau Dapat Bantuan Sembako
Kamis, 18/09/2008 12:51 WIB
Pekanbaru
PTP Nusantara V (PTPN) yang berpusat di Pekanbaru menyalurkan bantuan terhadap korban banjir dan warga tidak mampu di Riau. Perusahaan plat merah ini menyalurkan 6.000 paket sembako.
Untuk korban banjir, pihak perusahaan menyalurkan bantuan kepada masyarakat di Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir di Pekanbaru. Dimana dalam sepekan ini kedua kecamatan itu terendam banjir dari luapan sungai Siak. Ribuan jiwa terpaksa mengungsi ketenda-tenda darurat.
Dari 6.000 paket sembako yang diberikan PTPNV itu, 1000 paket di antaranya diberikan kepada korban banjir di Pekanbaru. Selanjutnya 1.000 paket bantuan terhadap warga kurang mampu di lingkungan kantor pusat PTPNV di Pekanbaru. Selebihnya paket warga tidak mampu diberikan kepada masyarakat di sejumlah kabupaten di sekitar lingkungan prusahaan.
"Bantuan yang kita salurkan ini sebagai ujud peduli kami terhadap masyarakat di Riau," kata Direktur Utama PTPNV Irwan Juned kepada detikcom, Kamis (18/9/2008) di sela-sela penyerahan simbolis bantuan terhadap korban banjir Pekanbaru di kantor pusat PTPNV Jl Rambutan Pekanbaru.
Bantuan terhadap korban banjir dan warga kurang mampu ini, katanya, merupakan bagian dari program Corporete Social Responsibility (CSR) yang diwujudkan dalam program community development (CD). Bantuan perusahaan negara ini berdasarkan surat edaran Menteri Negara BUMUN tentang bantuan untuk pangan.
Sejak tahun 1997 hingga Juli 2008, program CRS PTPNV telah menyalurkan dana bantuan sebanyak Rp 40,42 miliar. Dana itu terdiri dari program kemintraan sebesar Rp 25,97 miliar dan untuk program bina lingkungan sebesar Rp14,45 miliar.
"Dana yang kita berikan itu, merupakan dari penyisihan laba perusahaan sebesar 1 sampai 2 persen. Kami berharap semua pihak dapat membantu dalam memperlancar gerak usaha PTPNV. Dengan demikian kedepan dana bantuan CSR yang akan kita salurkan akan lebih besar lagi," terang Juned.
Pantuan di lokasi banjir di Rumbai, air masih saja menggenangi ratusan rumah warga. Kendati air terlihat mulai surut, namun warga masih enggan untuk kembali ke rumahnya masing-masing. Mereka masih bertahan di dalam tenda darurat yang mereka bangun di tepi badan jalan.
"Memang air mulai surut 30 cm sampai 50 cm hari ini. Namun kita masih khwatir bakal datang hujan lagi. Kalau sudah hujan bagian hulu sungai, tetap saja wilayah air yang menggenangi rumah kita akan naik kembali," kata Rahmad (39) warga Kelurahan Meranti Pandak, Rumbai, Pekanbaru. (cha/djo)
Untuk korban banjir, pihak perusahaan menyalurkan bantuan kepada masyarakat di Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir di Pekanbaru. Dimana dalam sepekan ini kedua kecamatan itu terendam banjir dari luapan sungai Siak. Ribuan jiwa terpaksa mengungsi ketenda-tenda darurat.
Dari 6.000 paket sembako yang diberikan PTPNV itu, 1000 paket di antaranya diberikan kepada korban banjir di Pekanbaru. Selanjutnya 1.000 paket bantuan terhadap warga kurang mampu di lingkungan kantor pusat PTPNV di Pekanbaru. Selebihnya paket warga tidak mampu diberikan kepada masyarakat di sejumlah kabupaten di sekitar lingkungan prusahaan.
"Bantuan yang kita salurkan ini sebagai ujud peduli kami terhadap masyarakat di Riau," kata Direktur Utama PTPNV Irwan Juned kepada detikcom, Kamis (18/9/2008) di sela-sela penyerahan simbolis bantuan terhadap korban banjir Pekanbaru di kantor pusat PTPNV Jl Rambutan Pekanbaru.
Bantuan terhadap korban banjir dan warga kurang mampu ini, katanya, merupakan bagian dari program Corporete Social Responsibility (CSR) yang diwujudkan dalam program community development (CD). Bantuan perusahaan negara ini berdasarkan surat edaran Menteri Negara BUMUN tentang bantuan untuk pangan.
Sejak tahun 1997 hingga Juli 2008, program CRS PTPNV telah menyalurkan dana bantuan sebanyak Rp 40,42 miliar. Dana itu terdiri dari program kemintraan sebesar Rp 25,97 miliar dan untuk program bina lingkungan sebesar Rp14,45 miliar.
"Dana yang kita berikan itu, merupakan dari penyisihan laba perusahaan sebesar 1 sampai 2 persen. Kami berharap semua pihak dapat membantu dalam memperlancar gerak usaha PTPNV. Dengan demikian kedepan dana bantuan CSR yang akan kita salurkan akan lebih besar lagi," terang Juned.
Pantuan di lokasi banjir di Rumbai, air masih saja menggenangi ratusan rumah warga. Kendati air terlihat mulai surut, namun warga masih enggan untuk kembali ke rumahnya masing-masing. Mereka masih bertahan di dalam tenda darurat yang mereka bangun di tepi badan jalan.
"Memang air mulai surut 30 cm sampai 50 cm hari ini. Namun kita masih khwatir bakal datang hujan lagi. Kalau sudah hujan bagian hulu sungai, tetap saja wilayah air yang menggenangi rumah kita akan naik kembali," kata Rahmad (39) warga Kelurahan Meranti Pandak, Rumbai, Pekanbaru. (cha/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 13:27 WIB
3 WN Rusia Lihat 8 Jenazah Awak Sukhoi di RS Polri
-
Selasa, 22/05/2012 13:24 WIB
Keluarga Masih Bisa Kenali Wajah DN Yusuf
-
Selasa, 22/05/2012 13:23 WIB
Ada Gambar Nabi Muhammad di Buku Cerita Bantuan Kemenag
-
Selasa, 22/05/2012 13:20 WIB
Ayah Pramugari Korban Sukhoi Bayangkan Jasad Anaknya Utuh
-
Selasa, 22/05/2012 13:07 WIB
Putusan Sela Agusrin Bisa Ganggu Pemerintahan Bengkulu
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 12:48 WIB
Badai Kerispatih: Papa dalam Keadaan Baik
-
Selasa, 22/05/2012 12:45 WIB
Belum Lihat Jasad Anaknya, Ibu Pramugari Sky Menangis
-
672 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,087.000
- Rp 471.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
