detikcom

Pemburu Zakat Meningkat, Potret Riil Kemiskinan Indonesia foto

Anwar Khumaini - detikNews
Kamis, 18/09/2008 04:07 WIB
Jakarta 21 Nyawa harus melayang sia-sia lantaran berdesak-desakan memperebutkan uang Rp 30-40 ribu saat antri pembagian zakat di Pasuruan, Jawa Timur. Pemerintah pun dituding belum berhasil mengentaskan rakyatnya dari kemiskinan.

"Meningkatnya jumlah pemburu zakat secara jelas merupakan potret dan indikator riil kemiskinan di Indonesia," ujar Deputi Direktur Eksekutif International NGO Forum on Indonesian Development (Infid), Dian Kartikasari dalam siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (18/9/2008).

Anehnya, menurut Dian, pemerintah justru buru-buru mengklaim bahwa peristiwa ini bukan berarti membantah penurunan angka kemiskinan yang telah berhasil dicapai dari 17,7 persen pada 2006 menjadi 15,4 persen pada Maret 2008.

"Dalam waktu dekat besar kemungkinan peristiwa di Pasuruan dapat terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Mengingat jumlah kelompok miskin semakin meningkat drastis," kata Dian.

Dian berpendapat, insiden ini membuktikan bahwa pemerintah telah gagal memberantas kemiskinan di Indonesia yang ternyata tidak semakin berkurang, malah sebaliknya. "Ini juga menjadi petunjuk awal kemungkinan kegagalan Indonesia dalam mencapai MDG," ujarnya.

Ia pun meminta agar pihak-pihak yang terkait bertanggungjawab atas insiden ini. Pemerintah juga diminta untuk lebih memperhatikan fakir miskin seperti yang dijanjikan dalam pasal 34 UUD 1945. (anw/alf)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel