Sejumlah Anak Ditemukan Masih Bekerja di Jermal di Sumut
Jumat, 12/09/2008 13:32 WIB
Medan
Sejumlah anak diketahui masih bekerja di jermal di Sumatera Utara (Sumut). Hal ini menunjukkan pemerintah tidak serius menjalankan produk hukum berkenaan dengan larangan bagi pekerjaan terburuk bagi anak.
Direktur Eksekutif Yayasan KKSP, Muhammad Jailani MA, menyatakan, temuan ini berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan ke beberapa bangunan jermal yang berada di perairan Kabupaten Asahan, Sumut.
"Berdasarkan monitoring itu, setidaknya ada tiga orang anak yang ditemukan, seorang berumur 15 tahun dan dua orang lainnya yang diduga berumur di bawah 18 tahun," ujar Jailani kepada wartawan Jumat (12/9/2008) di kantornya, Jl. Stella III, Medan.
Jermal merupakan bangunan statis yang berada di tengah lautan yang bertujuan menangkap hasil laut. Utamanya menangkap ikan teri yang harganya mahal. Tingkat bahaya yang tinggi, serta banyaknya tindakan kekerasan yang dialami anak saat bekerja di sana, membuat muncul sejumlah regulasi yang menyatakan pekerjaan di jermal termasuk pekerjaan terburuk bagi anak.
Jailani menyebutkan, regulasi tersebut di antaranya Konvensi ILO Nomor 182 tentang Pelarangan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk Bagi Anak melalui UU Nomor 1 Tahun 2000, serta Peraturan Daerah Pemerintah Provinsi Sumut No 5 Tahun 2004 tentang Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak.
Masih ditemukannya anak yang bekerja di jermal, kata Jailani, menunjukkan pemerintahn dan Komite Aksi Provinsi (KAP) Penanggulangan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk belum menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.
"Aksi pemerintah untuk penghapusan buruh anak jermal tidak efektif seperti yang diharapkan," ujar Jailani.
Pemerintah dinilai hanya gencar melakukan program penghapusan buruh anak jermal ketika badan-badan internasional memperingatkan Indonesia mengenai persoalan buruh anak tersebut pada akhir tahun 1990-an sampai awal 2000-an. Ketika itu banyak program yang dilakukan, dari program yang bersifat pencegahan hingga penjeputan dan pengembalian anak pada keluarga. Setelah itu monitoring terhadap jermal yang mempekerjakan anak tidak lagi rutin dilakukan. (rul/djo)
Direktur Eksekutif Yayasan KKSP, Muhammad Jailani MA, menyatakan, temuan ini berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan ke beberapa bangunan jermal yang berada di perairan Kabupaten Asahan, Sumut.
"Berdasarkan monitoring itu, setidaknya ada tiga orang anak yang ditemukan, seorang berumur 15 tahun dan dua orang lainnya yang diduga berumur di bawah 18 tahun," ujar Jailani kepada wartawan Jumat (12/9/2008) di kantornya, Jl. Stella III, Medan.
Jermal merupakan bangunan statis yang berada di tengah lautan yang bertujuan menangkap hasil laut. Utamanya menangkap ikan teri yang harganya mahal. Tingkat bahaya yang tinggi, serta banyaknya tindakan kekerasan yang dialami anak saat bekerja di sana, membuat muncul sejumlah regulasi yang menyatakan pekerjaan di jermal termasuk pekerjaan terburuk bagi anak.
Jailani menyebutkan, regulasi tersebut di antaranya Konvensi ILO Nomor 182 tentang Pelarangan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk Bagi Anak melalui UU Nomor 1 Tahun 2000, serta Peraturan Daerah Pemerintah Provinsi Sumut No 5 Tahun 2004 tentang Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak.
Masih ditemukannya anak yang bekerja di jermal, kata Jailani, menunjukkan pemerintahn dan Komite Aksi Provinsi (KAP) Penanggulangan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk belum menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.
"Aksi pemerintah untuk penghapusan buruh anak jermal tidak efektif seperti yang diharapkan," ujar Jailani.
Pemerintah dinilai hanya gencar melakukan program penghapusan buruh anak jermal ketika badan-badan internasional memperingatkan Indonesia mengenai persoalan buruh anak tersebut pada akhir tahun 1990-an sampai awal 2000-an. Ketika itu banyak program yang dilakukan, dari program yang bersifat pencegahan hingga penjeputan dan pengembalian anak pada keluarga. Setelah itu monitoring terhadap jermal yang mempekerjakan anak tidak lagi rutin dilakukan. (rul/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
