detikcom

Jerit Hati Suami TKW

Didi Syafirdi - detikNews
Rabu, 10/09/2008 23:58 WIB
Foto: Tenaga Keraj Indonesia (TKI)
Karawang Memiliki istri yang bekerja di luar negeri mungkin jaminan asap dapur mengepul. Gaji lebih besar dan kesejahteraan terjamin. Tapi ada sesuatu yang hilang, yang dirasakan para pria yang beristrikan TKW.

"Tidak bertemu bertahun-tahun ada perasaan sedih apalagi pas bulan Ramadan dan lebaran, tidak bisa berkumpul," ujar Rasim (33) yang memiliki istri TKW kepada detikcom, Rabu (10/9/2008).

Rasim mengaku, hampir 5 tahun dirinya bersama seorang anaknya ditinggal kerja sang istri. "Sejak 2003-2006 bekerja di Suriah, sekarang di Dubai baru pulang tahun depan," jelas laki-laki asal Karawang.

Kala sang istri bekerja di luar negeri, Rasmin mengaku sempat ketakutan kalau terjadi sesuatu. "Suatu saat saya ingin berkumpul kembali dengan anak dan istri," ungkapnya.

Walaupun terpisah jauh, mengobati kerinduan, Rasmin, melakukannya dengan berkomunikasi. "Dalam satu minggu saya suka telepon untuk menanyakan kabar istri di sana," tandasnya.

Tapi apa mau dikata, walau rindu kerap melanda, sampai sekarang, Rasmin tidak bisa memaksakan istrinya untuk segera pulang. "Saya terus mendoakan agar istri saya tetap sehat dan tidak terjadi sesuatu," harapnya.
(did/gah)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel