Wacana Konvensi Golkar
Yuddy: Menguat di Daerah, 7 Orang di DPP Juga Setuju
Selasa, 09/09/2008 19:24 WIB
Jakarta
Wacana konvensi capres Partai Golkar dinilai masih lemah. Namun di daerah, wacana ini terus menguat karena terangsang oleh ditetapkannya mekanisme suara terbanyak dalam penentuan caleg.
"Wacana ini (konvensi) kembali menguat di daerah-daerah karena terangsang oleh
ditetapkannya mekanisme suara terbanyak dalam penentuan caleg," ujar anggota Fraksi Partai Golkar Yuddy Chrisnandi.
Hal itu disampaikan Yuddy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/9/2008).
Tidak hanya itu, menurut Yuddy, sebagian pengurus-pengurus Golkar di pusat (DPP) juga diam-diam ada yang mendukung adanya konvensi. Hal itu, kata dia, untuk perbaikan demokratisasi internal partai lewat konvensi untuk menjaring capres.
"Di DPP ada beberapa pengurus yang setuju konvensi, sekurang-kurangnya ada 7 orang, tapi saya tidak mau menyebutkan namanya," ujar politisi muda ini.
Yuddy berharap, jika nantinya konvensi partai Golkar dapat dibuka kembali, hal itu bisa dilaksanakan lebih baik dari konvensi sebelumnya tahun 2004.
"Konvensi di era Akbar Tandjung kan masih jauh dari sempurna, sarat politik uang.
Meski sulit dibuktikan, hampir semua kandidat melakukan politik uang," ujar dosen
ekonomi Universitas Nasional ini.
"Politik uang ini yang harus dieliminir nantinya," lanjutnya.
(lrn/ken)
"Wacana ini (konvensi) kembali menguat di daerah-daerah karena terangsang oleh
ditetapkannya mekanisme suara terbanyak dalam penentuan caleg," ujar anggota Fraksi Partai Golkar Yuddy Chrisnandi.
Hal itu disampaikan Yuddy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/9/2008).
Tidak hanya itu, menurut Yuddy, sebagian pengurus-pengurus Golkar di pusat (DPP) juga diam-diam ada yang mendukung adanya konvensi. Hal itu, kata dia, untuk perbaikan demokratisasi internal partai lewat konvensi untuk menjaring capres.
"Di DPP ada beberapa pengurus yang setuju konvensi, sekurang-kurangnya ada 7 orang, tapi saya tidak mau menyebutkan namanya," ujar politisi muda ini.
Yuddy berharap, jika nantinya konvensi partai Golkar dapat dibuka kembali, hal itu bisa dilaksanakan lebih baik dari konvensi sebelumnya tahun 2004.
"Konvensi di era Akbar Tandjung kan masih jauh dari sempurna, sarat politik uang.
Meski sulit dibuktikan, hampir semua kandidat melakukan politik uang," ujar dosen
ekonomi Universitas Nasional ini.
"Politik uang ini yang harus dieliminir nantinya," lanjutnya.
(lrn/ken)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 16/05/2012 22:02 WIB
Aktifitas Meningkat, Gunung Lokon Kembali Masuk Fase Kritis
-
Rabu, 16/05/2012 21:58 WIB
Polisi Jaga Ketat Ruang Rawat John Kei di RS Polri
-
Rabu, 16/05/2012 21:35 WIB
Mobil Soluna Terbakar di Pintu Keluar Tol Tegal Parang
-
Rabu, 16/05/2012 21:32 WIB
Kapolri Tegaskan Konser Lady Gaga Masih Dievaluasi
-
Rabu, 16/05/2012 21:13 WIB
Karyawan Trans Corp Menggelar Salat Gaib untuk Ismi dan Aditya
-
Rabu, 16/05/2012 21:13 WIB
Karyawan Trans Corp Menggelar Salat Gaib untuk Ismi dan Aditya
-
Rabu, 16/05/2012 20:46 WIB
Hari Ke-8 Evakuasi, 32 Kantong Jenazah Sudah Dikirim ke RS Polri Kramatjati
-
Rabu, 16/05/2012 21:58 WIB
Polisi Jaga Ketat Ruang Rawat John Kei di RS Polri
-
Rabu, 16/05/2012 21:32 WIB
Kapolri Tegaskan Konser Lady Gaga Masih Dievaluasi
-
362 Komentar
-
307 Komentar
-
264 Komentar
-
260 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 15/05/2012 08:57 WIB
Yang Mistis & Yang Ilmiah di Gunung Salak
-
Senin, 14/05/2012 09:10 WIB
Sukhoi Maut & Misteri Gunung Salak
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 472.000
- Rp 2,771.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message
_(baru).gif)


(2).gif)

.gif)
