Sumpah Antikorupsi & Sowan ke Gus Dur Hanya Iklan Politik
Minggu, 07/09/2008 18:42 WIB
Terkait
Jakarta
Setelah PKS, para caleg PKB juga meneken kontrak antikorupsi. Kontrak yang diberi nama Pakta Integritas Anti Korupsi ini hanyalah iklan politik belaka.
"Penandatanganan pakta seperti itu cuma iklan politik, seperti iklan di jembatan," ujar eks anggota DPR dari PKB, AS Hikam, dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (7/9/2008).
Menurut Hikam, penandatanganan seperti itu semacam iklan politik yang digunakan untuk menarik perhatian publik.
"Itu tidak ada pengaruhnya bagi caleg tersebut. Karena yang terpenting anggota DPR itu sendiri yang harus berani melawan korupsi, bukan dengan tanda tangan saja. Kalau seperti itu kan terlalu banyak kontrak politik," ujar Hikam.
Pakta itu, menurutnya, cuma dijual PKB agar dilihat masyarakat luas bahwa PKB adalah suatu partai yang anti korupsi. Sama sekali bukan cara yang efektif untuk mencegah korupsi.
"Setelah jadi anggota DPR harus deklarasi harta. Itu saja di-follow up," tegasnya.
Sowan ke Gus Dur
Ditanya soal capres 2009 yang bergiliran menemui Gus Dur, Hikam juga berpendapat bahwa itu juga merupakan iklan politik.
"Orang-orang itu menggunakan itu untuk iklan, bukan partai tapi atas nama pribadi," ujar eks Menristek era Presiden Gus Dur ini.
Menurut Hikam, kalau Gus Dur tidak ada masalah menerima mereka karena Gus Dur punya jiwa yang besar dan dihormati. "Tidak ada ruginya untuk dia," kata Hikam.
Tapi Hikam menegaskan, jangan berharap sowan itu akan mempengaruhi para pendukung Gus Dur.
"Para pendukung Gus Dur tahu harus bersikap. Dulu Yusril adalah orang yang sangat berseberangan dengan Gus Dur," jelasnya.
(crn/nrl)
"Penandatanganan pakta seperti itu cuma iklan politik, seperti iklan di jembatan," ujar eks anggota DPR dari PKB, AS Hikam, dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (7/9/2008).
Menurut Hikam, penandatanganan seperti itu semacam iklan politik yang digunakan untuk menarik perhatian publik.
"Itu tidak ada pengaruhnya bagi caleg tersebut. Karena yang terpenting anggota DPR itu sendiri yang harus berani melawan korupsi, bukan dengan tanda tangan saja. Kalau seperti itu kan terlalu banyak kontrak politik," ujar Hikam.
Pakta itu, menurutnya, cuma dijual PKB agar dilihat masyarakat luas bahwa PKB adalah suatu partai yang anti korupsi. Sama sekali bukan cara yang efektif untuk mencegah korupsi.
"Setelah jadi anggota DPR harus deklarasi harta. Itu saja di-follow up," tegasnya.
Sowan ke Gus Dur
Ditanya soal capres 2009 yang bergiliran menemui Gus Dur, Hikam juga berpendapat bahwa itu juga merupakan iklan politik.
"Orang-orang itu menggunakan itu untuk iklan, bukan partai tapi atas nama pribadi," ujar eks Menristek era Presiden Gus Dur ini.
Menurut Hikam, kalau Gus Dur tidak ada masalah menerima mereka karena Gus Dur punya jiwa yang besar dan dihormati. "Tidak ada ruginya untuk dia," kata Hikam.
Tapi Hikam menegaskan, jangan berharap sowan itu akan mempengaruhi para pendukung Gus Dur.
"Para pendukung Gus Dur tahu harus bersikap. Dulu Yusril adalah orang yang sangat berseberangan dengan Gus Dur," jelasnya.
(crn/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 16:22 WIB
Pencapresan Ical Tergantung Hasil Pemilu 2014
-
Sabtu, 26/05/2012 16:21 WIB
Keluarga Korban Sukhoi Belum Dikontak Soal Asuransi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:19 WIB
Panic Button Bagi Minimarket di Jakarta Masih Dalam Tahap Uji Coba
-
Sabtu, 26/05/2012 16:07 WIB
Ini Dia Hasil UN SMA di DKI Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 16:00 WIB
Avanza Terguling di Tol Jagorawi, Sopir Luka Ringan
-
Sabtu, 26/05/2012 15:22 WIB
Lengkapi Izin, Promotor Lady Gaga Diberi Waktu Hingga Senin
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa Lulus SNMPTN 2012 Jalur Undangan
-
Sabtu, 26/05/2012 14:52 WIB
Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMA di Garut Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 13:53 WIB
Menjarah Toko, Putri Jutawan Inggris Dipenjara 2 Tahun
-
279 Komentar
-
246 Komentar
-
237 Komentar
-
214 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
