JK: Caleg Mundur Karena Tak Pede & Tak Mau Kerja Keras
Jumat, 05/09/2008 16:12 WIB
(Foto: Setwapres)
Jakarta
Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla (JK) menilai sejumlah calon legislatif (caleg) Golkar yang mengundurkan diri karena tidak percaya diri. Caleg itu juga dinilai tidak mau bekerja keras.
"Itu kan 21 dari 1.000 (caleg golkar). Itu kecil hahaha..." ujar JK saat ditanya tentang 21 caleg Golkar yang mengundurkan diri dari bursa pencalonan legislatif.
JK menyampaikan hal itu dalam jumpa pers di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/2008).
"Mereka itu tidak pede saja. Nama sudah besar lalu kalah itu kan memalukan. Waduh!" imbuh dia.
Menurut JK, mereka itu mundur karena tidak berani bersaing dan tidak mau bekerja keras. "Menurut saya karena sistemnya mendasarkan suara terbanyak, berarti mereka harus kerja keras. Mereka tidak mau kerja keras. Lalu mengundurkan diri," tukas pria berkumis ini.
JK juga menganggap bahwa motif mereka yang mengatakan bahwa partai tidak adil dan sewenang-wenang hanyalah alasan.
"Mungkin tidak mau malu mereka. Tidak mau kerja keras, lalu cari alasan. Dia bilang partai tidak adil. Padahal apanya yang tidak adil. Kita pakai suara terbanyak," tandas JK.
Caleg Golkar yang mundur antara lain adalah Yuddy Chrisnandi. Dia keberatan digeser dari nomor jadi 1 menjadi nomor 4. Dia juga keberatan dengan kebijakan partai yang menggunakan sistem suara terbanyak. (nwk/nrl)
"Itu kan 21 dari 1.000 (caleg golkar). Itu kecil hahaha..." ujar JK saat ditanya tentang 21 caleg Golkar yang mengundurkan diri dari bursa pencalonan legislatif.
JK menyampaikan hal itu dalam jumpa pers di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/2008).
"Mereka itu tidak pede saja. Nama sudah besar lalu kalah itu kan memalukan. Waduh!" imbuh dia.
Menurut JK, mereka itu mundur karena tidak berani bersaing dan tidak mau bekerja keras. "Menurut saya karena sistemnya mendasarkan suara terbanyak, berarti mereka harus kerja keras. Mereka tidak mau kerja keras. Lalu mengundurkan diri," tukas pria berkumis ini.
JK juga menganggap bahwa motif mereka yang mengatakan bahwa partai tidak adil dan sewenang-wenang hanyalah alasan.
"Mungkin tidak mau malu mereka. Tidak mau kerja keras, lalu cari alasan. Dia bilang partai tidak adil. Padahal apanya yang tidak adil. Kita pakai suara terbanyak," tandas JK.
Caleg Golkar yang mundur antara lain adalah Yuddy Chrisnandi. Dia keberatan digeser dari nomor jadi 1 menjadi nomor 4. Dia juga keberatan dengan kebijakan partai yang menggunakan sistem suara terbanyak. (nwk/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 13:05 WIB
Polda Metro Bongkar Pembuat Ijazah Palsu www.ijazahaspal.com
-
Selasa, 22/05/2012 12:48 WIB
Badai Kerispatih: Papa dalam Keadaan Baik
-
Selasa, 22/05/2012 12:48 WIB
Gunung Padang Diyakini Tempat Kegiatan Reliji Masyarakat Prasejarah
-
Selasa, 22/05/2012 12:45 WIB
Belum Lihat Jasad Anaknya, Ibu Pramugari Sky Menangis
-
Selasa, 22/05/2012 12:42 WIB
Nasir Djamil Usul Lady Gaga Tampil dengan Busana Daerah
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Selasa, 22/05/2012 12:03 WIB
Paranoid, Pecandu Sabu Tembak Anggota TNI di Kebon Jeruk
-
Selasa, 22/05/2012 11:02 WIB
Psikolog: Jangan Lama-lama Melihat Jenazah Korban Sukhoi
-
671 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 6,087.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
