Kedubes AS: Pilpres AS & Indonesia Punya Banyak Kesamaan
Jumat, 05/09/2008 15:25 WIB
AFP
Jakarta
Demam pemilihan presiden (pilpres) sedang melanda AS. Indonesia sebentar lagi juga akan mengalaminya. Secara umum, pilpres di AS dan Indonesia punya banyak kesamaan.
Hal itu disampaikan oleh public diplomacy officer Kedutaan Besar AS untuk Indonesia, Tristram Perry, di Kedubes AS di Jl. Medan Merdeka Selatan 4, Jakarta, Jumat (5/9/2008).
Perry mengajak masyarakat kedua negara untuk sama-sama belajar mengenai demokrasi. Menurutnya, demokrasi merupakan sebuah proses yang tidak akan ada habisnya. Perbedaan antara AS dan Indonesia menurut Perry terletak pada waktu memulai demokrasi.
"Amerika sudah mulai dari 200-300 tahun lalu dan hingga hari ini masih banyak kekurangan. Indonesia baru sepuluh tahun tapi perkembangan (demokrasi) mencengangkan," tutur Perry usai menyaksikan siaran langsung acceptance speech (pidato penerimaan) dari capres partai Republik John McCain.
Kedubes AS mengadakan diskusi terbatas yang menghadirkan sejumlah wartawan dari media massa di Indonesia.
Dalam diskusi yang berlangsung singkat tersebut, Perry mengajak masyarakat Indonesia untuk menyimak secara jeli isu-isu kampanye masing-masing calon presiden. Terdapat beberapa isu yang menurutnya relevan dalam konteks Indonesia.
"Korupsi, perdagangan luar negeri, dan kebijakan energi juga relevan dengan kondisi Indonesia saat ini," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, McCain dalam pidatonya menegaskan akan turut memberantas korupsi, terlepas dari asal partai sang koruptor. Isu ini kerap pula digaungkan oleh para politisi Indonesia.
Menurut Perry, ucapan McCain ini 'menyalahi' kebiasaan politisi di AS yang umumnya menutup mulut terhadap setiap isu korupsi yang mendera partai asalnya. Menjawab pertanyaan salah seorang wartawan, sambil tersenyum Perry berujar, "Jangan dikira di AS tidak akan korupsi".
Mengenai kebijakan perdagangan luar negeri, McCain dan Obama memiliki perbedaan visi yang tajam. McCain menekankan pentingnya perdagangan bebas sementara Obama cenderung bersikap proteksionis dan mengutamakan kepentingan AS.
"Perlu ditelaah juga, mana yang membawa manfaat paling besar untuk masyarakat Indonesia," jelas pria berjenggot tipis ini. Sebelum menutup diskusi, tak lupa Perry mengapresiasi pilihan Indonesia terhadap demokrasi.
(ita/ita)
Hal itu disampaikan oleh public diplomacy officer Kedutaan Besar AS untuk Indonesia, Tristram Perry, di Kedubes AS di Jl. Medan Merdeka Selatan 4, Jakarta, Jumat (5/9/2008).
Perry mengajak masyarakat kedua negara untuk sama-sama belajar mengenai demokrasi. Menurutnya, demokrasi merupakan sebuah proses yang tidak akan ada habisnya. Perbedaan antara AS dan Indonesia menurut Perry terletak pada waktu memulai demokrasi.
"Amerika sudah mulai dari 200-300 tahun lalu dan hingga hari ini masih banyak kekurangan. Indonesia baru sepuluh tahun tapi perkembangan (demokrasi) mencengangkan," tutur Perry usai menyaksikan siaran langsung acceptance speech (pidato penerimaan) dari capres partai Republik John McCain.
Kedubes AS mengadakan diskusi terbatas yang menghadirkan sejumlah wartawan dari media massa di Indonesia.
Dalam diskusi yang berlangsung singkat tersebut, Perry mengajak masyarakat Indonesia untuk menyimak secara jeli isu-isu kampanye masing-masing calon presiden. Terdapat beberapa isu yang menurutnya relevan dalam konteks Indonesia.
"Korupsi, perdagangan luar negeri, dan kebijakan energi juga relevan dengan kondisi Indonesia saat ini," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, McCain dalam pidatonya menegaskan akan turut memberantas korupsi, terlepas dari asal partai sang koruptor. Isu ini kerap pula digaungkan oleh para politisi Indonesia.
Menurut Perry, ucapan McCain ini 'menyalahi' kebiasaan politisi di AS yang umumnya menutup mulut terhadap setiap isu korupsi yang mendera partai asalnya. Menjawab pertanyaan salah seorang wartawan, sambil tersenyum Perry berujar, "Jangan dikira di AS tidak akan korupsi".
Mengenai kebijakan perdagangan luar negeri, McCain dan Obama memiliki perbedaan visi yang tajam. McCain menekankan pentingnya perdagangan bebas sementara Obama cenderung bersikap proteksionis dan mengutamakan kepentingan AS.
"Perlu ditelaah juga, mana yang membawa manfaat paling besar untuk masyarakat Indonesia," jelas pria berjenggot tipis ini. Sebelum menutup diskusi, tak lupa Perry mengapresiasi pilihan Indonesia terhadap demokrasi.
(ita/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
