Dipungli Petugas Imigrasi, 30 TKI Ngadu ke LBH Yogyakarta
Kamis, 04/09/2008 12:44 WIB
Yogyakarta
Sekitar 30-an Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia mendatangi kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta. Mereka mengadukan menjadi korban pungli petugas kantor Imigrasi Yogyakarta saat turun dari pesawat di Bandara Adi Sucipto.
Para TKI ini sebagian besar berasal dari Gunungkidul, Sleman, Bantul dan Magelang. Mereka pulang dari Malaysia antara tanggal 26 hingga 29 Agustus 2008. Namun saat menunjukkan paspor sebagai tanda lapor di loket imigrasi, mereka diminta membayar Rp 50 ribu tanpa tanda terima.
"Saat paspor mau dicap di loket, kami harus bayar Rp 50 ribu. Bila tidak bayar petugas mengancam paspor tidak akan dicap," kata Eliawati TKI asal Gunungkidul kepada wartawan di kantor LBH Yogyakarta Jl Agus Salim, Kamis (4/9/2008).
"Karena kami takut paspor tidak dicap sehingga tidak bisa dipakai lagi, terpaksa harus memberi pada petugas," imbuh Eli dibenarkan beberapa rekannya.
Tidak hanya itu, ketika akan keluar dari tempat pemeriksaan, para TKI ini juga dipaksa seseorang untuk menukarkan uang Ringgit Malaysia (RM) yang dibawa. Oknum-oknum itu beralasan untuk keamanan dan bila ditukarkan di money changer bandara nilai tukarnya lebih tinggi. Padahal kenyataannya jauh lebih rendah dibandingkan money changer di luar bandara.
Karena ditakut-takuti, banyak TKI yang terpaksa menukarkan uang ringgitnya. Padahal nilai tukar di luar mencapai Rp Rp 2.700 untuk 1 RM. Sedang di bandara hanya Rp 2.400.
"Ada yang hanya terima Rp 2.200 tiap 1 RM. Itu juga denga dipaksa dan ditakut-takuti," katanya.
Saat mengadu rombongan TKI itu diterima oleh staf LBH Yogya, Ahmad Dheva SH. Dia akan segera mengirimkan surat somasi mengenai pungutan liar itu ke kantor Imigrasi Yogyakarta. "Surat secepatnya kami kirim, untuk mengetahui apakah benar ada pungli oleh petugas imigrasi di bandara," kata Dheva.
(bgs/djo)
Para TKI ini sebagian besar berasal dari Gunungkidul, Sleman, Bantul dan Magelang. Mereka pulang dari Malaysia antara tanggal 26 hingga 29 Agustus 2008. Namun saat menunjukkan paspor sebagai tanda lapor di loket imigrasi, mereka diminta membayar Rp 50 ribu tanpa tanda terima.
"Saat paspor mau dicap di loket, kami harus bayar Rp 50 ribu. Bila tidak bayar petugas mengancam paspor tidak akan dicap," kata Eliawati TKI asal Gunungkidul kepada wartawan di kantor LBH Yogyakarta Jl Agus Salim, Kamis (4/9/2008).
"Karena kami takut paspor tidak dicap sehingga tidak bisa dipakai lagi, terpaksa harus memberi pada petugas," imbuh Eli dibenarkan beberapa rekannya.
Tidak hanya itu, ketika akan keluar dari tempat pemeriksaan, para TKI ini juga dipaksa seseorang untuk menukarkan uang Ringgit Malaysia (RM) yang dibawa. Oknum-oknum itu beralasan untuk keamanan dan bila ditukarkan di money changer bandara nilai tukarnya lebih tinggi. Padahal kenyataannya jauh lebih rendah dibandingkan money changer di luar bandara.
Karena ditakut-takuti, banyak TKI yang terpaksa menukarkan uang ringgitnya. Padahal nilai tukar di luar mencapai Rp Rp 2.700 untuk 1 RM. Sedang di bandara hanya Rp 2.400.
"Ada yang hanya terima Rp 2.200 tiap 1 RM. Itu juga denga dipaksa dan ditakut-takuti," katanya.
Saat mengadu rombongan TKI itu diterima oleh staf LBH Yogya, Ahmad Dheva SH. Dia akan segera mengirimkan surat somasi mengenai pungutan liar itu ke kantor Imigrasi Yogyakarta. "Surat secepatnya kami kirim, untuk mengetahui apakah benar ada pungli oleh petugas imigrasi di bandara," kata Dheva.
(bgs/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 12:48 WIB
Gunung Padang Diyakini Tempat Kegiatan Reliji Masyarakat Prasejarah
-
Selasa, 22/05/2012 12:45 WIB
Belum Lihat Jasad Anaknya, Ibu Pramugari Sky Menangis
-
Selasa, 22/05/2012 12:42 WIB
Nasir Djamil Usul Lady Gaga Tampil dengan Busana Daerah
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Promotor Lady Gaga Datangi Ruangan Kapolda Metro Jaya
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 12:03 WIB
Paranoid, Pecandu Sabu Tembak Anggota TNI di Kebon Jeruk
-
Selasa, 22/05/2012 11:02 WIB
Psikolog: Jangan Lama-lama Melihat Jenazah Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 11:24 WIB
Ini Cara Menggulingkan Kepala Daerah yang Telah Divonis Tetap
-
671 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 6,087.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
