Selasa, 02/09/2008 11:47 WIB

Penderita Hepatitis B di Indonesia Tertinggi di Dunia

Aprizal Rahmatullah - detikNews
Jakarta - Indonesia menjadi negara tertinggi penderita heptitis B di dunia. Dari 400 juta penderita hepatitis B di dunia, 12 juta orang bermukim di Indonesia.


"Sebagian besar penderita ada di Indonesia Timur. Ini disebabkan sanitasi dan pengetahuan kesehatan yang kurang," kata dr Unggul Budihosodo dalam sebuah diskusi di Radio 68H, Jalan Utan Kayu, Jakarta, Selasa (2/9/2008).

Menurut Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia ini, usia yang rentan terkena penyakit ini adalah pada 30-50 tahun. Penyakit yang biasa disebut penyakit lever ini secara fisik tidak terlihat dari luar. Ini disebabkan penderita merasa sehat padahal hati mereka membengkak oleh serangan virus hepatitis B.

"Biasanya mereka hanya mengeluh letih, lemah, pusing-pusing. Padahal sudah terdapat virus di hati mereka," katanya.

Anggapan bayi lebih rentan terkena hepatitis B kurang tepat. Orang dewasa ternyata lebih berpeluang mengidap penyakit yang menyerang hati ini.

"Bayi kan sering ke dokter untuk dicek kesehatannya, jadi justru lebih aman. Namun orang dewasa kan tidak," katanya.

Penyakit ini dapat menular melalui transfusi darah, penggunaan jarum suntik yang tidak steril, seks bebas, penggunaan jarum tato yang tidak stril atau alat tindik. Sedangkan penularan melalui keringat hanyalah mitos.

"30 Persen dari jarum suntik narkoba menyebabkan penularan hepatitis B," katanya
Risiko kematian akibat penyakit ini cukup tinggi. Jika balita terkena penyakit ini maka risiko kematiannya mencapai 90 persen, sedangkan untuk orang dewasa tingkat kematiannya mencapai 10 persen.

"Fakta di lapangan, pria dewasa lebih rentan terkena penyakit ini dibandingkan wanita dewasa," katanya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nal/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%